Arti Kata "likat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "likat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

likat

1li·kat a 1 rekat; lengket; lekat; 2 keruh: kali itu airnya --

2li·kat Jk a agak malu (tidak mau melihat, selalu tunduk saja, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "likat"

📝 Contoh Penggunaan kata "likat" dalam Kalimat

1.Kertas warna merah yang digunakan oleh anak-anak sangat likat dan mudah digigit.
2.Sekarang airnya sudah cukup keruh dan likat, jadi tidak perlu lagi digojog.
3.Dalam proses pembuatan kerajinan tangan, bahan-bahan yang digunakan haruslah tidak likat dan mudah dibentuk.
4.Saya tidak bisa mengatakan bahwa dia tidak suka dengan temannya karena dia sangat likat dan tidak ingin menimbulkan masalah.
5.Saat cuaca panas, air di dalam bak mandi menjadi likat dan tidak nyaman untuk digunakan.

📚 Artikel terkait kata "likat"

Mengenal Kata 'likat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Likat" - Pengertian, Contoh, dan Relevansinya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "likat" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi mungkin belum banyak orang yang tahu definisi dan penggunaannya yang lebih dalam. Kata ini memiliki makna yang kompleks, mencakup konsep "lengket" dan "keruh". Penggunaan kata "likat" dalam bahasa Indonesia memiliki asal-usul yang kaya, dengan latar belakang yang kuat dari pengalaman hidup orang-orang di wilayah nusantara. Kata ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh bahasa daerah, khususnya dalam konteks budaya dan geografis Indonesia. Pada awalnya, kata "likat" mungkin digunakan untuk menggambarkan situasi alami yang umum, seperti air kali yang keruh atau benda yang lengket. Dalam kalimat sehari-hari, kata "likat" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak nyaman atau sulit untuk dibersihkan. Misalnya, "Makanan ini agak --, sulit dibersihkan dari piring." Atau, "Air sungai itu sangat --, tidak bisa diminum tanpa filter." Contoh lainnya bisa terlihat dalam penggunaan kata "likat" untuk menggambarkan situasi sosial, seperti "Hubungan antara mereka agak --, membutuhkan waktu untuk dibersihkan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "likat" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks makanan, kata ini digunakan untuk menggambarkan tekstur atau rasa yang tidak nyaman. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi yang kompleks dan membutuhkan waktu untuk diatasi. Dalam konteks budaya, kata ini memiliki makna yang lebih dalam, mengacu pada pengalaman hidup dan kehidupan orang-orang di wilayah nusantara.