Arti Kata "bagea" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagea" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagea

ba·gea /bagéa/ n kudapan kering yg terbuat dr sagu dan dibungkus dng daun nipah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagea"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagea" dalam Kalimat

1.Di desa-desa di Kalimantan, bagea sering menjadi kudapan favorit.
2.Ibu rumah tangga kami biasanya membuat bagea sebagai camilan anak-anak.
3.Dalam tradisi makan bersama, bagea biasanya disajikan sebagai hidangan ringan.
4.Saya pernah mencoba membuat bagea sendiri, tetapi rasanya tidak sebaik yang dibeli di pasar.
5.Pada festival budaya, bagea menjadi salah satu kudapan khas yang dijual di pameran.

📚 Artikel terkait kata "bagea"

Mengenal Kata 'bagea' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagea" - Inspirasi dari Kudapan Tradisional

Kata "bagea" mungkin masih asing di telinga sebagian orang, tetapi bagi penduduk nusantara, kudapan kering ini merupakan kenangan manis dari masa lalu. Bagea adalah kudapan tradisional yang terbuat dari sagu dan dibungkus dengan daun nipah. Kudapan ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekedar sebagai camilan ringan. Bagea sering dikaitkan dengan kehidupan masyarakat tradisional di daerah-daerah terpencil.

Ketika Bagea Menjadi Bagian dari Makanan Sehari-Hari

Bagea bukan hanya kudapan kering yang lezat, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang signifikan. Kita dapat melihatnya sebagai contoh bagaimana kudapan tradisional dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Contoh penggunaan kata bagea dalam kalimat yang alami adalah: "Di pasar tradisional, penjual bagea sibuk memasarkan kudapan kering ini kepada pengunjung." "Ibu saya suka membawa bagea sebagai oleh-oleh ketika berwisata ke daerah pedalaman."

Bagea dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata bagea juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Di era modern ini, kudapan kering ini masih menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk kembali ke akar budaya. Banyak orang yang tertarik untuk mencoba membuat bagea sendiri di rumah, karena dianggap lebih seimbang dan bergizi. Dengan demikian, bagea tidak hanya sebagai kudapan tradisional, tetapi juga sebagai simbol keberlanjutan dan kearifan lokal.