Arti Kata "lilit kutu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lilit kutu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lilit kutu

li·lit ku·tu n pohon termasuk suku Urticaciae, tingginya mencapai 20 m, kulit kayunya berserabut dan dapat dibuat jala ikan; Pipturus argentius

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lilit kutu"

📝 Contoh Penggunaan kata "lilit kutu" dalam Kalimat

1.Pohon lilit kutu memiliki kayu yang berserabut dan dapat digunakan untuk membuat jala ikan.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, pohon lilit kutu sering digunakan sebagai sumber daya oleh masyarakat lokal.
3.lilit kutu adalah salah satu jenis pohon yang banyak tumbuh di hutan hujan tropis.
4.Pada abad ke-19, kayu lilit kutu digunakan sebagai bahan pembuatan kapal.
5.Penggunaan lilit kutu sebagai sumber daya alam harus dilakukan dengan bijak untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "lilit kutu"

Mengenal Kata 'lilit kutu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lilit Kutu" - Inspirasi Alam Borneo

Kata "lilit kutu" mungkin belum familiar di benak Anda, tapi sebenarnya ini adalah nama spesies pohon yang unik. Lilit kutu adalah nama resmi dari pohon Pipturus argentius, yang termasuk dalam suku Urticaciae. Pohon ini dapat tumbuh hingga 20 meter, dengan kulit kayu yang berserabut dan dapat digunakan untuk membuat jala ikan. Dalam konteks sejarah, pohon lilit kutu telah menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat di Borneo. Mereka menggunakan kayunya untuk membuat alat tangkap ikan, yang kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan. Selain itu, pohon ini juga memiliki nilai spiritual yang tinggi, karena diyakini dapat memberikan keberkahan dan perlindungan. Dalam kehidupan sehari-hari, lilit kutu masih relevan sebagai sumber inspirasi bagi kita. Pohon ini menunjukkan bagaimana kita dapat menciptakan sesuatu yang berguna dari bahan yang tidak terduga. Dengan demikian, kita dapat lebih bijak dalam mengelola sumber daya alam dan lebih menghargai keindahan alam yang ada di sekitar kita.