Arti Kata "lokalisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lokalisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lokalisasi

lo·ka·li·sa·si n pembatasan pd suatu tempat atau lingkungan: -- wabah kolera;
me·lo·ka·li·sa·si v membatasi (terjadinya, berlakunya, terdapatnya, dsb di suatu tempat): pemerintah DKI ~ kawasan perindustrian di Pulogadung;
ter·lo·ka·li·sa·si v sudah (dapat) dilokalisasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lokalisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "lokalisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah memutuskan untuk melakukan lokalisasi wabah kolera di daerah tersebut.
2.lokalisasi gejala penyakit mental memungkinkan dokter untuk memberikan perawatan yang lebih spesifik.
3.Para ilmuwan berhasil melakukan lokalisasi sumber polusi udara di kota besar.
4.Dalam novel karya penulis terkenal, lokalisasi konflik antara karakter utama dan antagonis sangat menarik.
5.Penggunaan teknologi GPS memudahkan proses lokalisasi lokasi yang sulit dijangkau.

📚 Artikel terkait kata "lokalisasi"

Mengenal Kata 'lokalisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lokalisasi" - Membatasi dan Mengatasi

Lokalisasi merupakan kata yang sering digunakan dalam konteks kesehatan, lingkungan, dan pemerintahan. Dalam arti resmi, lokalisasi berarti pembatasan pada suatu tempat atau lingkungan. Konsep ini tidaklah baru, bahkan telah ada sejak lama, terutama dalam penanganan wabah penyakit atau bencana alam. Pada masa lalu, lokalisasi digunakan untuk mengisolasi daerah yang terkena dampak, sehingga tidak menyebar ke daerah lain.

Contoh Penggunaan Lokalisasi dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, lokalisasi memiliki beberapa arti. Misalnya, pemerintah DKI Jakarta melakukan lokalisasi di kawasan perindustrian di Pulogadung untuk mengatasi masalah polusi udara. Dalam kalimat ini, lokalisasi berarti membatasi terjadinya polusi udara di daerah tersebut. Selain itu, lokalisasi juga dapat digunakan dalam konteks membatasi terjadinya wabah penyakit, seperti kolera.

Relevansi Lokalisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Lokalisasi memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era modern ini, lokalisasi digunakan dalam berbagai bidang, seperti pemerintahan, kesehatan, dan lingkungan. Bahkan, lokalisasi telah menjadi salah satu strategi yang efektif dalam mengatasi bencana alam dan wabah penyakit. Dengan lokalisasi, pemerintah dapat membatasi dampak negatif dan mengurangi risiko kerugian bagi masyarakat. Selain itu, lokalisasi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko penyakit.