Arti Kata "barang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "barang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

barang

1ba·rang n 1 benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): -- cair; -- keras; 2 semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: -- nya untuk membayar utang; 3 bagasi; muatan (kereta api dsb); 4 muatan selain manusia atau ternak: truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu;
ada uang ada -- , pb
jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yg lebih baik;
-- antik barang kuno yg bernilai hasil karya, atau benda budaya; -- apa segala sesuatu; apa saja; -- asal harta yg dibawa oleh suami atau istri sbg hasil usaha masing-masing sebelum perkawinan berlangsung; -- awet keperluan rumah tangga yg tahan lama dibandingkan dng barang konsumen lainnya spt mebel dan radio; -- bahan bahan untuk dijadikan sesuatu; -- baku bahan untuk membuat sesuatu; bahan dasar; -- bawaan barang yg dihadiahkan kpd istri pd waktu perkawinan; -- benda barang asal; barang usaha; -- bebas Ek barang yg jumlahnya tidak terbatas yg diperoleh tanpa pengorbanan dan yg diperlukan bagi kepentingan hidup manusia; -- berharga barang yg tinggi nilainya dan mahal harganya; -- berkat barang yg diperoleh dng jalan halal; -- besi barang yg dibuat dr besi; -- bila suatu waktu; bilamana saja; sewaktu-waktu; -- bukti Huk benda yg digunakan untuk meyakinkan hakim akan kesalahan terdakwa thd perkara pidana yg dituduhkan kepadanya; barang yg dapat dijadikan sbg bukti dl suatu perkara; -- cetakan barang yg dicetak (spt buku, majalah); -- dagangan barang yg akan dijual; -- gawan Huk harta yg dibawa oleh suami dan istri ke dl perkawinan, yg bukan merupakan harta bersama; -- gelap barang yg datangnya secara tidak sah (spt barang curian, selundupan); -- industri barang yg terpakai habis dl produksi atau yg menjadi bagian dr produksi; -- jadi 1 barang yg sudah selesai diproses dan siap dijual atau digunakan; 2 barang (terutama baju atau celana) yg sudah jadi; -- kala barang bila; -- kalakeran Huk harta kerabat yg tidak dibagi-bagi (di Minahasa); -- kena pajak barang hasil pengolahan yg menurut sifat atau hukumnya dapat berupa barang bergerak atau barang tidak bergerak, semuanya dikenakan pajak pertambahan nilai; -- komisi barang dagangan yg dijualkan (untuk orang lain) dng memperoleh imbalan (komisi); -- konsumen barang yg dibeli untuk digunakan konsumen atau pembeli terakhir; -- kuno barang yg berasal dr zaman purba; -- larangan barang yg tidak boleh dimiliki oleh sembarang orang; -- logam barang dr logam; -- luks barang mewah; -- makanan bahan makanan; -- mewah barang yg mahal harganya, bukan merupakan kebutuhan pokok, melainkan untuk kemegahan, kebanggaan, kecantikan, kesenangan; -- modal Dag barang yg digunakan untuk menghasilkan sesuatu (spt mesin) atau modal usaha; -- netral barang konsumsi yg tetap jumlah pembelian atau pemakaiannya meskipun pendapatan konsumen bertambah; -- normal barang konsumsi yg bertambah pembelian atau pemakaiannya apabila pendapatan konsumen bertambah dan sebaliknya; -- obral barang yg diturunkan harganya untuk memungkinkan penjualan dng cepat; -- pecah-belah barang dr tembikar spt piring, gelas, vas; -- pecahan barang pecah belah; -- pribadi 1 barang milik sendiri; 2 barang bawaan wisatawan dsb yg biasanya tidak dikenakan ketentuan pelarangan oleh suatu negara; -- primer barang yg merupakan kebutuhan pokok manusia (msl beras, pakaian); -- pusaka barang peninggalan orang tua (nenek moyang); -- raja barang yg sangat berharga yg wajib dipersembahkan kpd raja, msl cula badak, gading; -- sedia barang jadi; -- sekunder barang yg bukan merupakan kebutuhan pokok; -- seni hasil kesenian; -- sitaan barang yg diambil dan ditahan oleh alat negara atau menurut keputusan hakim; -- sudah barang (buatan pabrik) yg siap pakai; -- sulur Huk harta yg dibawa ke dl perkawinan yg merupakan hasil usaha mempelai pria (di Jawa Barat); -- tahan lama barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya; -- tetap harta benda yg tidak dapat dipindah-pindahkan (spt rumah, tanah); -- tua Huk barang yg berupa harta warisan, yg tidak dapat dibagi krn harus tetap dipegang oleh anak laki-laki tertua (di Lampung); -- tunanilai barang konsumsi yg jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen; -- usaha barang asal; -- ying ching benda porselen yg diglasir putih bersih (berasal dr Cina)

2ba·rang adv 1 sedikit banyak; sekadar; kira-kira: beri aku nasi -- sesuap; 2 kl mudah-mudahan: -- disampaikan Allah kiranya surat ini kpd anakku; 3 kata yg digunakan untuk menambah ketidakpastian;
-- bila suatu waktu; bilamana saja; sewaktu-waktu; -- sesuatu segala sesuatu; -- siapa siapa saja; -- tentu tentu saja;

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "barang"

📝 Contoh Penggunaan kata "barang" dalam Kalimat

1.Pada hari raya Idul Fitri, keluarga kami biasanya menghibahkan kepada tetangga beberapa barang untuk menunjukkan rasa syukur.
2.Sebagai konsumen, saya selalu memeriksa kualitas barang sebelum melakukan transaksi pembelian.
3.Pada masa lalu, barang-barang antik seperti lukisan dan patung sangat berharga dan menjadi simbol status sosial.
4.Sebagai mahasiswa, saya harus membeli beberapa barang kebutuhan seperti buku dan peralatan laboratorium untuk menunjang kegiatan akademik.
5.Pemerintah harus memastikan bahwa barang-barang yang diimpor tidak mengganggu industri nasional dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "barang"

Mengenal Kata 'barang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "barang" - Definisi dan Contoh

Kata "barang" memiliki arti yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki makna yang terkait dengan perdagangan dan ekonomi. Pada masa lalu, "barang" merujuk pada benda-benda yang dapat dijual dan dibeli, seperti hasil pertanian, hasil olahan, dan lain-lain. Dengan kemajuan ekonomi dan teknologi, arti "barang" semakin luas dan mencakup berbagai jenis benda, termasuk barang konsumsi, barang industri, dan lain-lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "barang" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita mengatakan "saya ingin membeli beberapa barang di pasar", kita berarti ingin memilih beberapa benda yang dapat dibeli di pasar. Atau, ketika kita mengatakan "saya memiliki barang yang perlu dijual", kita berarti memiliki benda yang dapat dijual untuk mendapatkan uang. Kata "barang" juga memiliki relevansi yang erat dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ekonomi, "barang" berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam konteks budaya, "barang" dapat menjadi suatu simbol kebanggaan dan identitas masyarakat, seperti barang adat dan barang tradisional.