Arti Kata "lunta" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lunta" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lunta

lun·ta, ter·lun·ta v terlunta-lunta;
ter·lun·ta-lun·ta a dl keadaan selalu diombang-ambingkan nasib yg kurang baik; dl keadaan selalu menderita kesusahan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lunta"

📝 Contoh Penggunaan kata "lunta" dalam Kalimat

1.Dia selalu terlunta-lunta dalam menghadapi tantangan hidup itu.
2.Kemiskinan membuat sebagian masyarakat terlunta-lunta dalam memenuhi kebutuhan dasar.
3.Dia terlunta-lunta karena kehilangan pekerjaan dan harus berburu pekerjaan tambahan.
4.Istriku selalu terlunta-lunta karena saya tidak pernah memberinya kepastian masa depan.
5.Dalam cerita rakyat, si kancil terlunta-lunta karena selalu diombang-ambingkan nasibnya oleh musuh.

📚 Artikel terkait kata "lunta"

Mengenal Kata 'lunta' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lunta" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lunta" seringkali digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan keadaan seseorang yang selalu diombang-ambingkan nasib yang kurang baik. Sejarah kata ini sendiri masih belum jelas, namun dapat ditebak bahwa penggunaannya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat tradisional Indonesia. Dalam konteks ini, seseorang yang lunta dipahami sebagai orang yang selalu mengalami kesusahan dan kegagalan.

Contoh penggunaan kata "lunta" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Ia terlunta-lunta dalam mencari pekerjaan yang tepat karena kemampuan dan pengalaman kerjanya tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan." "Dia selalu terlunta-lunta dalam menghadapi tantangan hidup karena kepercayaan dirinya yang rendah." "Kami semua merasa terlunta-lunta karena kejatuhan ekonomi yang tidak terduga." Dengan demikian, kata "lunta" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang selalu mengalami kesulitan dan kegagalan.

Relevansi kata "lunta" dalam kehidupan sehari-hari masih sangat signifikan, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa konteks, kata "lunta" digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang selalu mengalami kesusahan dan kegagalan, namun juga dapat diartikan sebagai kesadaran diri untuk terus berusaha dan meningkatkan diri. Dengan demikian, kata "lunta" dapat dijadikan sebagai inspirasi dan motivasi untuk terus berjuang dalam mencapai tujuan hidup.

Secara umum, kata "lunta" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam ungkapan "terlunta-lunta" yang berarti selalu diombang-ambingkan nasib yang kurang baik, atau dalam kalimat "lunta-lunta" yang berarti selalu menderita kesusahan. Dengan demikian, kata "lunta" dapat menjadi kata kunci penting dalam berbagai konteks komunikasi bahasa Indonesia.

Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri Anda dalam menghadapi tantangan hidup, maka kata "lunta" dapat menjadi inspirasi dan motivasi yang tepat. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, Anda dapat lebih siap menghadapi kehidupan dan mencapai tujuan hidup Anda.