Arti Kata "hari lunasan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hari lunasan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hari lunasan

Istilah hukum waktu yang ditentukan sebagai batas yang terakhir bagi pelunasan utang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hari lunasan"

📝 Contoh Penggunaan kata "hari lunasan" dalam Kalimat

1.Dalam undang-undang perbankan, ada hari lunasan yang ditetapkan sebagai batas waktu pelunasan utang.
2.Perusahaan harus memahami hari lunasan yang telah ditentukan untuk menghindari sanksi dari pemerintah.
3.Saya tidak ingin menunda waktu hari lunasan karena saya sudah memiliki rencana untuk membayar utang tersebut.
4.Dosen menjelaskan tentang hari lunasan dalam mata kuliah Hukum Perbankan kepada mahasiswa.
5.Selama bulan puasa, ibu meminta saya untuk membayar utangnya sebelum hari lunasan agar tidak terganggu oleh pekerjaan.

📚 Artikel terkait kata "hari lunasan"

Mengenal Kata 'hari lunasan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hari Lunasan" - Pentingnya Pelunasan Utang

Dalam dunia hukum, kata hari lunasan memiliki makna yang spesifik dan penting. Istilah ini merujuk pada waktu yang ditentukan sebagai batas yang terakhir bagi pelunasan utang. Sebelum adanya konsep hari lunasan, pelunasan utang seringkali menjadi masalah yang rumit dan sulit diselesaikan. Namun, dengan adanya peraturan ini, pihak yang memiliki utang dapat memenuhi kewajibannya dengan lebih mudah dan tertib. Dalam prakteknya, hari lunasan sering digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, jika seseorang memiliki utang kepada bank dengan jangka waktu pinjaman 5 tahun, maka hari lunasan tersebut adalah jangka waktu 5 tahun dari tanggal pinjaman pertama. Dalam hal ini, jika utang belum lunas pada hari tersebut, maka akan dikenakan bunga dan potongan lainnya. Contoh lainnya adalah jika seorang pengusaha memiliki utang kepada kreditur dengan jangka waktu 3 tahun, maka hari lunasan tersebut adalah jangka waktu 3 tahun dari tanggal pinjaman pertama. Dalam kehidupan sehari-hari, hari lunasan memiliki relevansi yang cukup signifikan. Banyak orang yang memiliki utang, baik itu utang pinjaman, utang kartu kredit, atau utang lainnya. Dengan adanya konsep hari lunasan, pihak yang memiliki utang dapat memahami waktu yang ditentukan untuk melunasi utangnya. Selain itu, pihak yang memiliki utang juga dapat mempersiapkan diri untuk melunasi utangnya sebelum hari lunasan tiba. Dengan demikian, pihak yang memiliki utang dapat menghindari denda dan potongan lainnya yang dapat membebankan mereka.