Arti Kata "majati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "majati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

majati

ma·ja·ti v memberitahukan kpd kepala desa tt terjadinya perselisihan (dl adat Bali dan Lombok)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "majati"

📝 Contoh Penggunaan kata "majati" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, majati datang ke kantor desa untuk melaporkan perselisihan.
2.Pada adat Bali, majati memiliki peran penting dalam menyelesaikan sengketa.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, diajarkan pentingnya majati dalam menjaga harmoni masyarakat.
4.Pada cerita rakyat, majati digambarkan sebagai tokoh yang berjuang untuk keadilan.
5.Dalam kurikulum sekolah, anak-anak diajarkan tentang peran majati dalam masyarakat adat.

📚 Artikel terkait kata "majati"

Mengenal Kata 'majati' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Majati" dalam Budaya Bali dan Lombok

Kata majati merupakan istilah yang berasal dari bahasa Daerah, khususnya digunakan di Bali dan Lombok. Dalam konteks ini, majati berarti memberitahukan kepadanya kepala desa tentang adanya perselisihan. Istilah ini sering digunakan dalam masyarakat adat di kedua daerah tersebut, terutama untuk menyelesaikan sengketa atau konflik yang timbul di antara warga. Dalam praktiknya, majati dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti dengan berbicara langsung kepada kepala desa atau melalui perantara lainnya. Tujuan utama dari majati adalah untuk meminta bantuan dan dukungan dari kepala desa dalam menyelesaikan masalah yang timbul. Dengan demikian, majati dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan harmoni di dalam masyarakat. Misalnya, ketika terjadi perselisihan antara dua keluarga di desa, salah satu pihak dapat majati kepada kepala desa untuk meminta bantuan dalam menyelesaikan sengketa tersebut. Begitu juga dengan majati dalam konteks lain, seperti ketika terjadi permasalahan di bidang pertanian atau ekonomi di desa. Dengan majati, kepala desa dapat memberikan saran dan bantuan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, majati memainkan peran penting dalam menjaga harmoni dan kebersamaan di dalam masyarakat. Dengan demikian, majati dapat menjadi salah satu contoh nyata dari budaya dan tradisi yang masih hidup dan berkembang di Bali dan Lombok. Oleh karena itu, majati perlu tetap dipelihara dan ditingkatkan, agar dapat menjadi salah satu kebudayaan yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.