Arti Kata "makan hati berulam jantung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makan hati berulam jantung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makan hati berulam jantung

Peribahasa dikatakan kepada orang yang sangat bersedih hati Peribahasa bersusah hati karena perbuatan salah seorang teman karib

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makan hati berulam jantung"

📝 Contoh Penggunaan kata "makan hati berulam jantung" dalam Kalimat

1.Dikatakan pria itu makan hati berulam jantung karena menipu istrinya.
2.Pada kesempatan itu, teman karibnya yang sedang bersedih hati makan hati berulam jantung karena kehilangan pekerjaan.
3.Dalam cerita itu, sang pahlawan makan hati berulam jantung karena harus meninggalkan cintanya.
4.Pada pertemuan sekolah, murid tersebut dikatakan makan hati berulam jantung karena mengalahkan saingannya dalam olimpiade.
5.Dalam peribahasa tersebut, dikatakan bahwa seseorang makan hati berulam jantung karena menipu temannya.

📚 Artikel terkait kata "makan hati berulam jantung"

Mengenal Kata 'makan hati berulam jantung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Makan Hati Berulam Jantung" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "makan hati berulam jantung" adalah salah satu contoh ungkapan lisan tradisional Indonesia yang menggambarkan suasana hati seseorang yang sangat sedih akibat perbuatan salah satu teman karibnya. Ungkapan ini memiliki makna yang kaya dan kompleks, yang tidak hanya menyentuh aspek emosi, tetapi juga hubungan sosial dan budaya. Dalam konteks historis, peribahasa "makan hati berulam jantung" mungkin berasal dari pengalaman hidup sehari-hari masyarakat Indonesia, di mana hubungan sosial dan kekerabatan sangat penting. Dalam budaya kita, teman karib (saudara atau teman dekat) dianggap sebagai orang yang sangat istimewa dan perlu dijaga hubungannya. Jika salah satu teman karib melakukan perbuatan yang salah atau tidak sesuai dengan harapan, maka orang tersebut akan merasa sangat sedih dan mungkin "makan hati berulam jantung". Contoh penggunaan kata "makan hati berulam jantung" dalam kalimat yang alami adalah: "Setelah teman karibnya mencuri uangnya, dia sangat sedih dan merasa seperti 'makan hati berulam jantung'." Atau: "Dia sangat kecewa ketika teman karibnya tidak menepati janji, dan akhirnya 'makan hati berulam jantung'." Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "makan hati berulam jantung" masih relevan dan sering digunakan sebagai cara untuk menggambarkan suasana hati seseorang yang sangat sedih. Ungkapan ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk membangun hubungan sosial yang lebih baik dan menjaga kekerabatan yang sehat. Dengan mengerti makna peribahasa ini, kita dapat lebih memahami pentingnya menjaga hubungan sosial dan membangun komunitas yang harmonis. Jika Anda pernah merasa seperti "makan hati berulam jantung" akibat perbuatan salah satu teman karib Anda, jangan ragu untuk berbicara dengan mereka dan membuka diri Anda untuk memahami sudut pandang mereka. Dengan begitu, Anda dapat membangun hubungan yang lebih baik dan menjaga kekerabatan yang sehat.