Arti Kata "makna kontekstual" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makna kontekstual" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makna kontekstual

Istilah linguistik makna yang didasarkan atas hubungan antara ujaran dan situasi pemakaian ujaran itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makna kontekstual"

📝 Contoh Penggunaan kata "makna kontekstual" dalam Kalimat

1.Dalam konteks akademik, makna kontekstual digunakan untuk menganalisis hubungan antara bahasa dan situasi.
2.Penggunaan makna kontekstual dalam komunikasi sehari-hari dapat meningkatkan kemampuan berbicara efektif.
3.Dalam sastra, penulis menggunakan makna kontekstual untuk menciptakan makna yang lebih dalam dan kompleks.
4.Guru harus memahami makna kontekstual untuk memberikan pengajaran yang tepat dan relevan.
5.makna kontekstual sangat penting dalam bidang psikologi untuk memahami bagaimana individu bereaksi terhadap lingkungan sekitar.

📚 Artikel terkait kata "makna kontekstual"

Mengenal Kata 'makna kontekstual' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Makna Kontekstual" - Mengenal Lebih Dalam tentang Makna dalam Bahasa

Makna kontekstual adalah istilah linguistik yang merujuk pada makna yang didasarkan atas hubungan antara ujaran dan situasi pemakaian ujaran itu. Dalam bahasa Indonesia, kata ini mulai digunakan pada awal abad ke-20 dan berkembang menjadi konsep yang penting dalam analisis bahasa. Makna kontekstual mengacu pada kemampuan bahasa untuk menyampaikan makna yang berbeda-beda dalam konteks yang berbeda pula. Dalam situasi yang sama, kata atau frasa yang sama dapat memiliki makna yang berbeda, tergantung pada konteks di mana kata itu digunakan. Oleh karena itu, makna kontekstual adalah kunci untuk memahami makna yang sebenarnya dari sebuah ujaran.

Contoh Penggunaan Makna Kontekstual dalam Bahasa

Dalam bahasa Indonesia, makna kontekstual dapat dilihat dalam contoh-contoh berikut: * "Saya sangat bosan" dapat berarti bahwa Anda merasa lelah atau jenuh, tetapi juga dapat berarti bahwa Anda merasa tidak puas atau tidak senang dengan situasi. Makna kontekstual yang lebih tepat dalam konteks ini adalah "Saya merasa tidak puas dengan pekerjaan saya". * "Makanan ini lezat" dapat berarti bahwa Anda merasa bahwa makanan itu enak atau lezat, tetapi juga dapat berarti bahwa Anda merasa bahwa makanan itu memiliki rasa yang unik atau spesial. Makna kontekstual yang lebih tepat dalam konteks ini adalah "Makanan ini memiliki rasa yang unik". * "Saya sangat senang" dapat berarti bahwa Anda merasa bahagia atau gembira, tetapi juga dapat berarti bahwa Anda merasa puas atau lega. Makna kontekstual yang lebih tepat dalam konteks ini adalah "Saya merasa puas dengan hasil pekerjaan saya".

Makna Kontekstual dalam Kehidupan Sehari-Hari

Makna kontekstual sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam komunikasi sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata yang memiliki makna kontekstual yang berbeda-beda. Dalam budaya Indonesia modern, makna kontekstual juga penting dalam memahami makna yang sebenarnya dari sebuah ujaran. Dengan memahami makna kontekstual, kita dapat berkomunikasi lebih efektif dan lebih akurat dalam berbagai konteks.