Arti Kata "mala-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mala-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mala-

6ma·la- bentuk terikat buruk; tidak normal: malapraktik; malagizi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mala-"

📝 Contoh Penggunaan kata "mala-" dalam Kalimat

1.Klinik tersebut melakukan malapraktik dengan memberikan hasil tes yang tidak akurat kepada pasien.
2.Pemerintah harus mengambil tindakan serius untuk menghentikan malagizi yang terjadi di beberapa perusahaan besar di negara ini.
3.Dalam novel tersebut, karakter utama melakukan malapraktik profesional yang sangat berbahaya bagi masyarakat.
4.Guru yang melakukan malagizi terhadap muridnya harus diadili dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.
5.Kegiatan malapraktik yang dilakukan oleh beberapa dokter di rumah sakit tersebut membuat banyak pasien kecewa dan marah.

📚 Artikel terkait kata "mala-"

Mengenal Kata 'mala-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mala-" - Makna dan Penggunaan yang Tepat

Kata "mala-" sering digunakan dalam berbagai konteks, tetapi apa sebenarnya maknanya? Dalam bahasa Indonesia, kata "mala-" memiliki makna yang terkait dengan sesuatu yang tidak normal atau buruk. Sejarah kata ini dapat dilacak hingga ke masa lalu, ketika istilah ini digunakan untuk menggambarkan perilaku atau tindakan yang tidak etis.

Penggunaan Kata "mala-" dalam Berbagai Konteks

Kata "mala-" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan sesuatu yang tidak normal atau buruk. Misalnya, dalam istilah "malapraktik", yang berarti praktek medis yang tidak etis atau berbahaya bagi pasien. "Malagizi" juga adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan gizi yang tidak seimbang atau tidak cukup. Contoh lain adalah "malas", yang berarti tidak mau melakukan sesuatu.

Relevansi Kata "mala-" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mala-" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "mala-" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau tindakan yang tidak etis atau tidak sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. Contohnya, dalam istilah "malapetaka", yang berarti kejadian buruk atau tidak diinginkan. Dengan demikian, kata "mala-" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.