Arti Kata "malapetaka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malapetaka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malapetaka

ma·la·pe·ta·ka n kecelakaan; kesengsaraan; musibah: siapa pun tidak mengharapkan -- datang menimpanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malapetaka"

📝 Contoh Penggunaan kata "malapetaka" dalam Kalimat

1.Kebakaran yang melanda kota itu adalah malapetaka bagi warga yang tidak bisa kabur.
2.Pernyataan itu menggambarkan keadaan darurat yang sangat berbahaya dan mematikan.
3.Musibah banjir telah menghancurkan rumah-rumah milik warga di daerah pinggir kota.
4.Pengalaman itu dia dapatkan karena terlibat dalam kecelakaan kerja yang sangat parah.
5.Masyarakat harus siap menghadapi malapetaka alam seperti gempa bumi atau tsunami.

📚 Artikel terkait kata "malapetaka"

Mengenal Kata 'malapetaka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "malapetaka" - Inspirasi dan Motivasi

Malapetaka adalah kata yang memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, kata ini berarti kecelakaan, kesengsaraan, atau musibah yang tidak terduga. Istilah ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda dan berkembang menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang kita gunakan sekarang. Dalam sejarah, kata malapetaka sering digunakan untuk menggambarkan bencana alam atau kejadian yang tidak terduga yang menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Misalnya, ketika terjadi gempa bumi atau tsunami, masyarakat sering mengatakan bahwa itu adalah malapetaka. Kata ini juga sering digunakan dalam konteks keagamaan untuk menggambarkan hukuman dari Tuhan atas kesalahan manusia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata malapetaka dalam kalimat yang alami: * "Kerusuhan di kota itu merupakan malapetaka bagi warga yang tidak terlibat." * "Ketika hujan deras turun, jalan-jalan di kota itu menjadi malapetaka bagi pengendara motor." * "Kematian orang yang terluka dalam kecelakaan mobil merupakan malapetaka bagi keluarganya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata malapetaka masih sangat relevan dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita mengalami kegagalan dalam pekerjaan atau hubungan, kita mungkin mengatakan bahwa itu adalah malapetaka. Kata ini juga sering digunakan dalam konteks sosial untuk menggambarkan kesengsaraan atau ketidakadilan yang dialami oleh masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata malapetaka masih menjadi bagian dari bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Namun, kita juga perlu mengingat bahwa kata ini memiliki makna yang sangat luas dan kompleks, sehingga perlu digunakan dengan hati-hati untuk menghindari kesalahpahaman.