Arti Kata "malu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malu

ma·lu a 1 merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah, dsb) krn berbuat sesuatu yg kurang baik (kurang benar, berbeda dng kebiasaan, mempunyai cacat atau kekurangan, dsb): ia – krn kedapatan sedang mencuri uang; aku -- menemui tamu krn belum mandi; 2 segan melakukan sesuatu krn ada rasa hormat, agak takut, dsb: murid yg merasa bersalah itu -- menemui gurunya; tidak usah -- untuk menanyakan masalah itu kpd ulama; 3 kurang senang (rendah, hina, dsb): ia berasa -- berada di tengah-tengah orang penting itu;
-- bertanya sesat di jalan ( -- berdayung perahu hanyut; -- makan perut lapar), pb kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan; -- kalau anak harimau menjadi anak kucing (kambing), pb tidak sepatutnya kalau anak orang baik-baik atau pandai menjadi jahat atau bodoh; -- tercoreng pd kening, pb malu yg tidak dapat dihilangkan lagi krn sudah diketahui orang banyak; tidak tahu -- , ki tidak bermalu; tidak pernah merasa malu;
-- besar malu yg amat sangat; -- mata segan; hormat;
ma·lu-ma·lu a 1 tampaknya sangat malu; merasa malu: jangan -, pilihlah makanan yg kausukai dan makanlah sampai kenyang; 2 agak malu: ia masih - menemui tunangannya;
- bahasa ki agak malu sedikit; - kucing berpura-pura malu;
ber·ma·lu v mempunyai rasa malu: perbuatan yg tidak -;
me·ma·lui v 1 merasa malu thd (kpd): mereka tidak lagi - jagoan yg sudah tua itu; 2 menaruh hormat pd; menyegani: ia sangat - guru-guru yg pernah mengajarnya;
me·ma·lu·kan v 1 menjadikan (menyebabkan, memberi) malu: kelakuan anak itu sangat - keluarganya; 2 menganggap malu; malu tt sesuatu: ia - tindakannya;
mem·per·ma·lu·kan v membuat jadi malu;
pe·ma·lu n (orang) yg mudah merasa (yg mempunyai sifat) malu: gadis - itu selalu menunduk jika diajak berbicara;
ke·ma·lu·an 1 v mendapat malu: terpaksa kita kabulkan kehendaknya, supaya kita jangan -; 2 n hal malu; sesuatu yg menyebabkan malu; 3 n alat kelamin (laki-laki atau perempuan);
ke·ma·lu-ma·lu·an a agak malu; tersipu-sipu: ia mengulurkan tangannya dng -

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malu"

📝 Contoh Penggunaan kata "malu" dalam Kalimat

1.Ia merasa sangat tidak enak hati karena tidak bisa membayar tagihan yang sudah jatuh tempo.
2.Murid yang bersalah itu segan menemui gurunya setelah melakukan kesalahan.
3.Pemain sepak bola itu merasa malu setelah melakukan kesalahan yang membuat timnya kalah.
4.Ia merasa kurang senang berada di tengah-tengah orang penting tanpa memiliki kesempatan yang sama.
5.Dia menyangkal pernah melakukan kesalahan tersebut, dan tidak pernah merasa malu.

📚 Artikel terkait kata "malu"

Mengenal Kata 'malu' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna "Malu" dalam Bahasa Indonesia

Kata "malu" memiliki makna yang kompleks dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Secara umum, "malu" diartikan sebagai perasaan tidak enak hati atau rasa hormat yang disebabkan oleh perbuatannya sendiri atau perbuatan orang lain. Dalam bahasa Indonesia, kata "malu" telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda dan telah menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia modern. Dalam sejarah, kata "malu" digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak enak hati yang disebabkan oleh perbuatannya sendiri, seperti mencuri atau berbuat hal yang tidak pantas. Dalam konteks ini, "malu" digunakan untuk menggambarkan perasaan bersalah dan kecewa. Selain itu, "malu" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan hormat dan rasa takut yang disebabkan oleh kehadiran orang lain, seperti merasa malu menemui gurunya. Contoh penggunaan kata "malu" dalam kalimat yang alami adalah: * "Saya merasa malu karena mencuri uang dari teman saya." * "Dia merasa malu menemui gurunya karena belum menyelesaikan tugasnya." * "Saya tidak ingin merasa malu jika tidak bisa menyelesaikan tugas ini." Dalam kehidupan sehari-hari, "malu" masih menjadi bagian penting dari perasaan manusia. Dalam budaya Indonesia modern, "malu" digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak enak hati yang disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan. Selain itu, "malu" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan hormat dan rasa takut yang disebabkan oleh kehadiran orang lain.

Relevansi "Malu" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, "malu" masih menjadi perasaan yang umum digunakan. Dalam konteks ini, "malu" digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak enak hati yang disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan. Selain itu, "malu" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan hormat dan rasa takut yang disebabkan oleh kehadiran orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, "malu" masih digunakan sebagai salah satu cara untuk menggambarkan perasaan manusia. Dalam konteks ini, "malu" digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak enak hati yang disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan. Selain itu, "malu" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan hormat dan rasa takut yang disebabkan oleh kehadiran orang lain. Dengan demikian, "malu" masih menjadi bagian penting dari perasaan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, "malu" digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak enak hati yang disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan. Selain itu, "malu" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan hormat dan rasa takut yang disebabkan oleh kehadiran orang lain.

Kata yang Mirip

malun, malung