Arti Kata "mandi junub" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mandi junub" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mandi junub

mandi janabat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mandi junub"

📝 Contoh Penggunaan kata "mandi junub" dalam Kalimat

1.Sebelum shalat, wajib mandi junub untuk membersihkan diri.
2.Dalam tradisi masyarakat Indonesia, mandi junub sering dilakukan setelah haid atau hubungan suami istri.
3.Pernyataan agama mengatakan bahwa mandi junub harus dilakukan dengan air yang bening.
4.Di beberapa masjid, disediakan tempat khusus untuk mandi junub sebelum melaksanakan shalat.
5.Dalam pelajaran agama Islam, anak-anak diajarkan tentang pentingnya melakukan mandi junub setelah haid.

📚 Artikel terkait kata "mandi junub"

Mengenal Kata 'mandi junub' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mandi Junub" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam agama Islam, **mandi junub** memiliki makna yang sangat spesifik dan penting. Kata ini berasal dari bahasa Arab, yaitu "junub", yang artinya "bersentuhan" atau "bersinggungan" dengan anggota tubuh yang haram. Dalam konteks ini, **mandi junub** merujuk pada ritual membersihkan diri setelah melakukan hubungan seksual atau kontak intim dengan seseorang. Sejarahnya, **mandi junub** telah menjadi bagian integral dari kehidupan umat Muslim di seluruh dunia. Dalam masa lalu, ritual ini biasanya dilakukan setelah melakukan hubungan seksual, terutama pada malam hari. Dengan melakukan **mandi junub**, penganut Islam berusaha untuk membersihkan diri dari segala kotoran dan kejahatan yang mungkin telah terjadi selama kontak intim. Dalam kehidupan sehari-hari, **mandi junub** masih relevan dan penting. Misalnya, seorang pria yang baru saja melakukan hubungan seksual dengan pasangannya mungkin akan melakukan **mandi junub** sebelum melakukan shalat atau berinteraksi dengan orang lain. Dalam kalimat yang alami, contoh penggunaan kata ini adalah: "Setelah melakukan hubungan seksual, aku langsung melakukan **mandi junub** untuk membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan keluarga." "Sebelum melakukan shalat Subuh, aku melakukan **mandi junub** untuk memastikan diri dalam keadaan suci." Dalam konteks modern, **mandi junub** masih dipraktikkan oleh umat Muslim di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa ritual ini tidak hanya terkait dengan kontak intim, tetapi juga dengan kebersihan dan kesucian diri. Dengan demikian, **mandi junub** tetap menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari umat Muslim di Indonesia.