Arti Kata "margalit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "margalit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

margalit

mar·ga·lit n Geo tanah yg mengandung batuan kapur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "margalit"

📝 Contoh Penggunaan kata "margalit" dalam Kalimat

1.Lapisan tanah margalit di atas bukit menunjukkan struktur geologi yang kompleks.
2.Penggembalaan sapi di margalit di pinggir hutan membantu menjaga keseimbangan ekosistem.
3.Dalam geologi, margalit seringkali digunakan sebagai contoh tanah yang memiliki sifat kimia unik.
4.Petani di daerah margalit harus berhati-hati dalam memilih benih untuk menanam tanaman karena tanahnya sensitif terhadap pH.
5.Saat berjalan di hutan, aku menyaksikan lanskap alam yang terbentuk dari margalit yang telah berubah menjadi batuan kapur.

📚 Artikel terkait kata "margalit"

Mengenal Kata 'margalit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Margalit" - Bumi yang Mengandung Batuan Kapur

Pada dasarnya, kata margalit memiliki arti yang terkait dengan geologi. Dalam arti resmi, margalit digunakan untuk menggambarkan jenis tanah yang mengandung batuan kapur. Sejarahnya, istilah ini berasal dari bahasa Latin, yaitu "margarita," yang berarti "berlian." Namun, dalam konteks geologi, margalit lebih terkait dengan sifat kimia tanah yang mengandung kapur. Dalam kehidupan sehari-hari, margalit seringkali digunakan dalam konteks yang lebih luas. Misalnya, "Tanah di daerah ini tergolong sebagai margalit karena kandungan kapur yang tinggi." Atau, "Kondisi iklim yang panas dan kering membuat tanah di daerah ini menjadi margalit yang ideal untuk pertanian." Selain itu, margalit juga seringkali digunakan dalam konteks lingkungan, seperti "Pembangunan infrastruktur yang tidak tepat dapat menyebabkan tanah menjadi margalit yang tidak stabil." Dalam kehidupan sehari-hari, margalit memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, pada saat musim hujan, tanah margalit dapat menjadi lebih lembut dan lebih rentan terhadap erosi. Namun, pada saat musim kering, tanah margalit dapat menjadi lebih keras dan lebih tahan lama. Oleh karena itu, pemahaman tentang sifat margalit sangat penting dalam mengelola sumber daya alam secara efektif.