Arti Kata "masak lum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "masak lum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

masak lum

Arkais (tidak lazim) masak sekali; ranum (tentang buah-buahan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "masak lum"

📝 Contoh Penggunaan kata "masak lum" dalam Kalimat

1.Dalam konteks sastra, kisah itu berlatar di zaman kuno ketika orang-orang masih menggunakan istilah "masak lum" untuk menggambarkan suasana.
2.Pada masa lalu, bahasa Indonesia masih menggunakan kata "masak lum" untuk menggambarkan makanan yang sekali masak.
3.Dalam proses belajar bahasa Indonesia, siswa harus memahami kata "masak lum" yang memiliki makna ranum tentang buah-buahan.
4.Pada suatu kesempatan, saya bertemu dengan nenek yang masih menggunakan kata "masak lum" dalam percakapan sehari-hari.
5.Dalam keseharian, istilah "masak lum" masih digunakan untuk menggambarkan makanan yang masak sekali.

📚 Artikel terkait kata "masak lum"

Mengenal Kata 'masak lum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "masak lum" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "masak lum" seringkali tidak diketahui oleh banyak orang, terutama generasi muda. Namun, kata ini memiliki makna yang unik dan menarik. Menurut KBBI, kata "masak lum" memiliki arti "Arkais (tidak lazim) masak sekali; ranum (tentang buah-buahan)". Makna ini mencerminkan bahwa kata "masak lum" memiliki kaitan dengan proses pengolahan makanan dan buah-buahan. Dalam konteks historis, kata "masak lum" mungkin digunakan pada masa lalu untuk menggambarkan proses memasak makanan dengan cara yang tidak biasa atau tidak umum. Sementara itu, dalam konteks sosial, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan keadaan buah-buahan yang sudah tua atau tidak lagi segar. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "masak lum" dalam kalimat yang alami: - "Buah-buahan di pasar itu sudah **masak lum**, jadi tidak layak untuk dimakan." - "Resep memasak ini menggunakan bahan-bahan yang **masak lum**, jadi perlu diolah dengan hati-hati." - "Saya tidak suka makan buah-buahan yang sudah **masak lum**, karena rasanya tidak enak." Kata "masak lum" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Banyak orang yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan buah-buahan atau makanan yang sudah tua atau tidak lagi segar. Selain itu, kata "masak lum" juga dapat digunakan dalam konteks budaya yang lebih luas, seperti dalam cerita rakyat atau puisi. Dalam keseluruhan, kata "masak lum" adalah kata yang unik dan menarik, dengan makna yang dapat digunakan dalam berbagai konteks. Oleh karena itu, kita dapat belajar dari kata ini dan menggunakan makna yang sesuai dengan konteks yang dihadapi.