Arti Kata "mata cangkul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mata cangkul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mata cangkul

besi cangkul yang dihunjamkan ke tanah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mata cangkul"

📝 Contoh Penggunaan kata "mata cangkul" dalam Kalimat

1.Bahan bangunan yang diperlukan untuk membuat mata cangkul adalah besi dan kayu.
2.Pekerja di lapangan menancapkan mata cangkul ke tanah untuk menggali sumur.
3.Penggunaan mata cangkul pada zaman dahulu sangat penting dalam pertanian.
4.Pada proses pembuatan tangga, mata cangkul digunakan sebagai pilar utama untuk mendukung struktur.
5.Teknisi melakukan pemeriksaan pada mata cangkul yang digunakan untuk proyek pembangunan jalan raya.

📚 Artikel terkait kata "mata cangkul"

Mengenal Kata 'mata cangkul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mata Cangkul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mata cangkul" seringkali terdengar di kalangan petani atau mereka yang bekerja di lapangan. Namun, apakah Anda sudah tahu makna sebenarnya dari kata ini? Secara resmi, mata cangkul adalah besi cangkul yang dihunjamkan ke tanah untuk membantu memperoleh sumber daya alam. Sejarahnya, kata ini berasal dari budaya agraris yang masih dipraktikkan di beberapa wilayah di Indonesia. Budaya agraris ini telah melekat erat dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Mereka menggunakan mata cangkul untuk menanam tanaman, menambang, atau bahkan sebagai alat pertahanan diri. Meskipun teknologi telah berkembang pesat, konsep mata cangkul masih relevan di beberapa aspek kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh penggunaan kata mata cangkul. Contohnya, "Dia menggunakan mata cangkul untuk menanam sayuran di kebunnya." Atau, "Mereka menggunakan mata cangkul untuk mencari sumber air di hutan." Dalam beberapa kasus, mata cangkul juga diibaratkan sebagai alat untuk menggali harta karun atau keberhasilan. Dengan demikian, kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks. Dalam budaya Indonesia modern, kita masih dapat melihat penggunaan kata mata cangkul dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam film atau lagu yang membahas tentang kehidupan petani atau perjuangan untuk mencapai keberhasilan. Dalam beberapa kasus, mata cangkul juga digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan proses pengembangan diri atau mencari kebenaran. Dengan demikian, kata ini tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.