Arti Kata "mati kekat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mati kekat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mati kekat

mati kekam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mati kekat"

📝 Contoh Penggunaan kata "mati kekat" dalam Kalimat

1.Mahasiswa itu mati kekat karena tidak menyelesaikan tugas akhirnya.
2.Kepada para pelajar, saya mengingatkan bahwa mati kekat adalah akibat tidak menyelesaikan tugas dengan baik.
3.Dalam novel itu, tokoh utama mati kekat karena kejahatannya sendiri.
4.Sebagai seorang guru, saya tidak ingin murid-muridku mati kekat karena tidak menyelesaikan tugas-tugas mereka.
5.Dalam konteks hukum, mati kekat dapat digunakan sebagai konsep dalam pelaksanaan hukum pidana.

📚 Artikel terkait kata "mati kekat"

Mengenal Kata 'mati kekat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mati kekat" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis Kata "mati kekat"

Kata "mati kekat" memiliki makna yang cukup luas dan kompleks. Dalam arti resmi, kata ini didefinisikan sebagai "mati kekam", yaitu kondisi dimana seseorang telah meninggal dunia. Namun, dalam konteks sejarah dan sosial, kata "mati kekat" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana seseorang telah kehilangan kekuatan, keberanian, atau semangat hidupnya. Di masa lalu, kata ini sering digunakan dalam konteks perang dan konflik, di mana prajurit yang telah kehilangan kekuatan atau keberaniannya dianggap telah "mati kekat".

Contoh Penggunaan Kata "mati kekat" dalam Kalimat

Kata "mati kekat" dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam kalimat yang formal maupun informal. Contohnya, "Prajurit yang telah kehilangan kekuatan dan keberaniannya dapat dikatakan telah 'mati kekat'." Atau, "Setelah kehilangan orang terkasihnya, dia merasa telah 'mati kekat' dan tidak dapat melanjutkan hidupnya." Contoh lainnya, "Dia telah 'mati kekat' karena kehilangan semangat hidupnya setelah kejadian itu."

Relevansi Kata "mati kekat" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "mati kekat" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks perubahan dan transformasi. Di era modern ini, kita sering menghadapi perubahan yang cepat dan tidak terduga, yang dapat membuat kita kehilangan kekuatan dan keberanian. Dalam situasi seperti itu, kata "mati kekat" dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana kita telah kehilangan kemampuan untuk menghadapi perubahan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu siap menghadapi perubahan dan tidak kehilangan kekuatan dan keberanian dalam menghadapinya.