Arti Kata "megalomania" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "megalomania" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

megalomania

me·ga·lo·ma·nia /mégalomania/ n Psi kelainan jiwa yg ditandai oleh khayalan tt kekuasaan dan kebesaran diri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "megalomania"

📝 Contoh Penggunaan kata "megalomania" dalam Kalimat

1.Kekuasaan penguasa yang menunjukkan tanda-tanda megalomania membuat rakyat merasa takut dan tidak nyaman.
2.Psikolog meneliti sifat megalomania yang muncul pada beberapa tokoh politik untuk memahami perilaku mereka.
3.Dalam sejarah, beberapa pemimpin yang menderita megalomania telah menyebabkan kerusakan besar bagi bangsa dan negara mereka.
4.Seseorang yang memiliki sifat megalomania seringkali sulit menerima kritik dan saran dari orang lain.
5.Klinisi menemukan bahwa pasien memiliki gejala megalomania yang parah, sehingga memerlukan perawatan intensif untuk mengatasinya.

📚 Artikel terkait kata "megalomania"

Mengenal Kata 'megalomania' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Megalomania" - Penyakit Mental yang Mengancam Keseimbangan

Megalomania adalah kata yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Namun, apakah Anda sudah tahu bahwa kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dalam psikologi? Megalomania adalah kelainan jiwa yang ditandai oleh khayalan tentang kekuasaan dan kebesaran diri. Kelainan ini dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental yang cukup serius, sehingga memerlukan perawatan medis yang serius. Pada abad ke-19, megalomania pertama kali dikemukakan oleh ahli psikologi yang bernama Carl Jung. Ia mengemukakan bahwa megalomania adalah salah satu dari beberapa jenis gangguan mental yang dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks sosial, megalomania seringkali dihubungkan dengan perilaku kekerasan dan agresi yang tidak terkendali. Berikut beberapa contoh penggunaan kata megalomania dalam kalimat yang alami: - "Sang pemimpin tersebut menderita megalomania yang parah, sehingga ia seringkali melakukan keputusan yang tidak rasional." - "Ia mengalami megalomania setelah menjadi kaya, sehingga ia mulai berani untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas." - "Dari cerita itu, kita dapat melihat bahwa megalomania dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak seimbang dalam kehidupan." Dalam kehidupan sehari-hari, megalomania dapat menjadi masalah yang cukup serius. Banyak orang yang menderita megalomania yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan mental ini. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejala megalomania dan untuk mencari bantuan medis jika Anda atau orang yang Anda kenal mengalami gangguan ini. Dengan demikian, kita dapat mencegah megalomania dari menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kata yang Mirip

megalomaniak