Arti Kata "liberalis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "liberalis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

liberalis

li·be·ra·lis n penganut liberalisme; kaum liberal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "liberalis"

📝 Contoh Penggunaan kata "liberalis" dalam Kalimat

1.Para ilmuwan liberalis dalam penelitiannya sangat terbuka terhadap hasil penelitian lain.
2.Pada abad ke-19, kaum liberalis memainkan peran penting dalam pergerakan demokrasi di Eropa.
3.Dia merupakan seorang aktivis sosial yang sangat liberalis dalam menjalankan programnya.
4.Dalam ekonomi, liberalis adalah kebijakan yang membiarkan pasar bebas beroperasi tanpa intervensi pemerintah.
5.Saat itu, masyarakat sangat konservatif, sedangkan para cendekiawan yang liberalis lebih terbuka terhadap gagasan baru.

📚 Artikel terkait kata "liberalis"

Mengenal Kata 'liberalis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Liberalis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "liberalis" seringkali digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam politik, ekonomi, maupun sosial. Namun, apa itu sebenarnya makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini? Dalam arti resmi, liberalis adalah penganut liberalisme, yaitu kaum yang mendukung prinsip-prinsip kebebasan, persamaan, dan kemanusiaan. Sejarah kata liberalis dapat dipahami melalui konsep liberalisme yang lahir pada abad ke-17. Pemikir seperti John Locke dan Adam Smith berperan penting dalam mengembangkan ide-ide liberalisme, yang kemudian berkembang menjadi gerakan sosial dan politik yang signifikan. Dalam konteks ini, liberalis menjadi identitas bagi mereka yang mendukung prinsip-prinsip kebebasan individu, persamaan hak, dan keterbukaan. Liberalis dalam keseharian seringkali digunakan dalam konteks politik dan ekonomi. Misalnya, "Dalam pilihan umum terkini, liberalis mendominasi hasil pemilihan." Atau, "Kebijakan ekonomi liberalis dianggap efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi." Contoh lain adalah, "Dalam diskusi tentang hak asasi manusia, liberalis berpendapat bahwa individu memiliki hak untuk memilih agama dan kebebasan berbicara." Jadi, apa relevansi kata liberalis dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern? Pada beberapa aspek, liberalis masih relevan dalam diskusi tentang hak asasi manusia, kebebasan berbicara, dan keadilan sosial. Liberalis juga seringkali digunakan dalam konteks ekonomi, seperti kebijakan ekonomi liberal yang berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun, perlu diingat bahwa kata ini juga memiliki konteks yang lebih luas, melibatkan prinsip-prinsip kebebasan, persamaan, dan kemanusiaan.