Arti Kata "membina hukum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "membina hukum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

membina hukum

mem.bi.na hukum kegiatan secara berencana dan terarah untuk lebih menyempurnakan tata hukum yang ada agar sesuai dengan perkembangan masyarakat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "membina hukum"

📝 Contoh Penggunaan kata "membina hukum" dalam Kalimat

1.Pemerintah melaksanakan kegiatan membina hukum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang paham hukum.
2.membina hukum yang berkelanjutan sangat penting untuk menciptakan masyarakat adil dan sejahtera.
3.Lembaga pendidikan membina hukum melalui program kurikulum yang menekankan pentingnya tata hukum.
4.Kegiatan membina hukum di masyarakat sangat efektif untuk mengurangi kasus tindak pidana di daerah tersebut.
5.Tugas membina hukum di bidang hukum internasional menjadi tanggung jawab para diplomat dalam mewakili negara.

📚 Artikel terkait kata "membina hukum"

Mengenal Kata 'membina hukum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "membina hukum" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Membina Hukum

Dalam konteks resmi, kata "membina hukum" memiliki makna yang sangat spesifik. Membina hukum adalah kegiatan secara berencana dan terarah untuk menyempurnakan tata hukum yang ada agar sesuai dengan perkembangan masyarakat. Dalam sejarah, kegiatan membina hukum telah dilakukan oleh berbagai negara dan organisasi untuk meningkatkan kualitas hukum dan memastikan bahwa hukum tersebut dapat membantu masyarakat dalam berinteraksi dan berinteraksi dengan baik.

Contoh Penggunaan Membina Hukum

Banyak contoh penggunaan kata "membina hukum" dalam kalimat yang alami. Contoh sederhana adalah "Pemerintah berusaha untuk membina hukum yang lebih adil dan transparan untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung." Dalam konteks yang lebih spesifik, "Lembaga hak asasi manusia melakukan kampanye untuk membina hukum yang lebih melindungi hak-hak sipil dan politik." Dalam kedua contoh tersebut, kata "membina hukum" digunakan untuk menunjukkan upaya untuk meningkatkan kualitas hukum dan memastikan bahwa hukum tersebut dapat membantu masyarakat.

Relevansi Membina Hukum dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, membina hukum memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam konteks Indonesia modern, membina hukum dapat membantu meningkatkan kualitas hukum dan memastikan bahwa hukum tersebut dapat membantu masyarakat dalam berinteraksi dan berinteraksi dengan baik. Dengan demikian, membina hukum dapat membantu membangun masyarakat yang lebih adil, transparan, dan demokratis. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus berusaha membina hukum dan meningkatkan kualitas hukum untuk kebaikan bersama.