Arti Kata "memorial" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memorial" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memorial

me·mo·ri·al /mémorial/ n sesuatu yg dibuat (didirikan) sbg peringatan peristiwa bersejarah atau sbg peringatan seorang tokoh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memorial"

📝 Contoh Penggunaan kata "memorial" dalam Kalimat

1.Pemerintah memutuskan untuk mendirikan monumen memorial di lapangan terbuka untuk mengenang korban perang.
2.Museum sejarah memiliki galeri memorial yang menampilkan foto-foto dan catatan peristiwa penting sejarah.
3.Pada malam peringatan hari kemerdekaan, masyarakat berkumpul di lapangan untuk menghadiri upacara memorial.
4.Pengunjung museum dapat melihat ruang memorial yang dipenuhi dengan bahan-bahan arkeologi yang ditemukan di situs peninggalan purba.
5.Pada acara konser tahunan, penyanyi membawakan lagu sadar yang berjudul "Hati memorial" untuk mengenang sahabat yang telah tiada.

📚 Artikel terkait kata "memorial"

Mengenal Kata 'memorial' - Inspirasi dan Motivasi

Memorial: Makna dan Konteks dalam Peringatan Sejarah

Dalam bahasa Indonesia, kata memorial memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu sesuatu yang dibuat (didirikan) sebagai peringatan peristiwa bersejarah atau sebagai peringatan seorang tokoh. Konsep ini memiliki latar belakang historis yang kuat, terutama dalam konteks peringatan peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah dunia. Memorial dapat berupa monumen, tugu, atau bahkan museum yang dirancang untuk mengenang dan menghormati peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah. Contoh-contoh penggunaan kata memorial dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa situasi berbeda. Misalnya, "Monumen memorial yang didirikan di lapangan terbuka di pusat kota merupakan simbol peringatan peristiwa besar yang terjadi beberapa dekade lalu." Atau, "Museum memorial yang didedikasikan untuk mengenang korban perang merupakan tempat yang sakral bagi mereka yang ingin menghormati jasa mereka." Selain itu, "Tugu memorial yang dibangun di tepi pantai merupakan peringatan bagi mereka yang meninggal dalam kecelakaan laut." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep memorial juga memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang di Indonesia yang memiliki keluarga atau kerabat yang meninggal dalam peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah, dan memorial dapat menjadi sarana untuk mengenang dan menghormati mereka. Selain itu, memorial juga dapat menjadi simbol peringatan bagi masyarakat untuk tidak lupa dengan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah. Dengan demikian, memorial memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk identitas dan budaya masyarakat Indonesia.