Arti Kata "mempersatai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mempersatai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mempersatai

mem.per.sa.tai Verba (kata kerja) Kiasan memecah belah (persatuan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mempersatai"

📝 Contoh Penggunaan kata "mempersatai" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus berhati-hati tidak mempersatai masyarakat dengan propaganda yang salah.
2.Korupsi pihak berwajib sudah mempersatai kepercayaan publik terhadap pemerintah.
3.Pembagian hadiah di acara pernikahan yang berlebihan dapat mempersatai suasana santai.
4.Pemimpin yang egois dapat mempersatai tim dan membuat kerja sama sulit.
5.Mereka mempersatai hubungan baik antara orang tua dan anak dengan selalu menyalahkan.

📚 Artikel terkait kata "mempersatai"

Mengenal Kata 'mempersatai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mempersatai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mempersatai" sering digunakan dalam konteks politik dan sosial, tetapi apa sebenarnya makna di balik kata ini? Kata "mempersatai" berasal dari kata dasar "persatuan", yang berarti keadaan bersatu atau serentak. Dalam konteks historis, kata "mempersatai" digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu masyarakat yang terpecah belah, baik karena perbedaan pendapat maupun perbedaan kepentingan.

Penggunaan Kata "mempersatai" dalam Kalimat

Kata "mempersatai" sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang menggambarkan keadaan masyarakat yang terpecah belah. Contoh kalimatnya adalah: "Ketika sengketa antar kelompok terjadi, masyarakat mulai mempersatai dan keadaan menjadi semakin kacau." Dalam kalimat ini, kata "mempersatai" digunakan untuk menggambarkan keadaan masyarakat yang terpecah belah. Contoh lainnya adalah: "Setelah pemimpin suatu negara mempersatai dengan oposisi, keadaan menjadi semakin tensi dan konflik meningkat."

Relevansi Kata "mempersatai" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mempersatai" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks politik dan sosial. Dalam dunia politik, kata "mempersatai" digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu pemerintahan yang terpecah belah, baik karena perbedaan pendapat maupun perbedaan kepentingan. Dalam konteks sosial, kata "mempersatai" digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu masyarakat yang terpecah belah karena perbedaan pendapat atau perbedaan kepentingan. Dengan demikian, kata "mempersatai" memiliki potensi untuk digunakan dalam konteks lain, seperti dalam konteks budaya dan keagamaan.