Arti Kata "memprihatinkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memprihatinkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memprihatinkan

mem.pri.ha.tin.kan Verba (kata kerja) menimbulkan rasa prihatin; menyedihkan: stadion sepak bola itu sudah dalam keadaan yang memprihatinkan sejak beberapa tahun yang lalu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memprihatinkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "memprihatinkan" dalam Kalimat

1.Kerusuhan di kota itu semakin memprihatinkan setiap hari dengan korban jiwa yang terus meningkat.
2.Kondisi lingkungan yang memprihatinkan di daerah pinggiran kota perlu segera ditangani oleh pemerintah.
3.Pemuda muda yang harus bekerja paruh waktu untuk membiayai kuliahnya adalah suatu fenomena yang memprihatinkan dalam masyarakat modern.
4.Mengunjungi desa yang terdampak bencana alam adalah pengalaman yang sangat memprihatinkan.
5.Kondisi pendidikan yang memprihatinkan di daerah tertentu perlu segera diperbaiki oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

📚 Artikel terkait kata "memprihatinkan"

Mengenal Kata 'memprihatinkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Memprihatinkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata memprihatinkan adalah salah satu kata yang banyak digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan keadaan atau situasi yang menyedihkan atau prihatin. Kata ini memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam komunikasi sehari-hari maupun dalam konteks akademis atau profesional. Kata memprihatinkan memiliki akar kata dari bahasa Sanskerta yang berarti "menghirup napas dalam-dalam" atau "menghirup napas dalam hati". Ini berarti bahwa kata ini terkait dengan perasaan emosional yang kuat, seperti rasa sedih, prihatin, atau bahkan kecewa. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata memprihatinkan telah digunakan untuk menggambarkan situasi yang sulit atau tidak menguntungkan, seperti kondisi ekonomi yang buruk atau keadaan lingkungan yang tercemar. Berikut beberapa contoh penggunaan kata memprihatinkan dalam kalimat yang alami: - Stadion sepak bola itu sudah dalam keadaan yang memprihatinkan sejak beberapa tahun yang lalu. - Kondisi ekonomi negara ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan intervensi pemerintah. - Lingkungan hidup kita sangat memprihatinkan karena polusi dan kerusakan hutan. Kata memprihatinkan memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang sulit atau tidak menguntungkan. Dalam konteks sosial, kata memprihatinkan dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan masyarakat yang membutuhkan bantuan atau perhatian. Dalam konteks ekonomi, kata memprihatinkan dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang buruk atau tidak stabil.