Arti Kata "mendewatakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mendewatakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mendewatakan

men.de.wa.ta.kan menganggap atau memperlakukan sebagai dewa; mendewakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mendewatakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mendewatakan" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus mendewakan kebersihan dan kesehatan sebagai prioritas utama.
2.Masyarakat di daerah pedalaman sering mendewakan penguasa setempat sebagai leluhur.
3.Dalam mitologi, dewi air mendewakan sumber air sebagai kehidupan manusia.
4.Pendidikan moral harus mendewakan nilai-nilai etika dan kesopanan.
5.Masyarakat modern semakin mendewakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "mendewatakan"

Mengenal Kata 'mendewatakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mendewatakan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mendewatakan" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini terkait dengan praktek melebih-lebihkan atau menganggap suatu hal sebagai dewa atau kekuatan ilahi. Dalam arti resmi, **mendewatakan** berarti menganggap atau memperlakukan sesuatu sebagai dewa, atau mendewakan. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan cara penghuni awal Indonesia memperlakukan alam dan makhluk hidup. Mereka sering melihat alam dan makhluk hidup sebagai bagian dari kekuatan ilahi yang perlu dihormati dan dipercaya. Kepercayaan ini masih ada hingga saat ini, dan sering digunakan sebagai inspirasi dan motivasi dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "Mendewatakan"

Kata "mendewatakan" sering digunakan dalam kalimat yang menunjukkan kepercayaan dan hormat. Misalnya, "Ia mulai **mendewatakan** kekuatan alam yang membuat laut biru dan jernih." Atau, "Ia **mendewatakan** kuasa dewa yang membuat bumi menjadi subur dan berlimpah." Kata ini juga digunakan untuk menggambarkan cara seseorang memperlakukan sesuatu sebagai kekuatan ilahi. Misalnya, "Ia **mendewatakan** kekuatan cinta yang membuatnya tak pernah kehilangan semangat." Atau, "Ia **mendewatakan** kekuatan keberanian yang membuatnya tidak takut menghadapi tantangan."

Relevansi Kata "Mendewatakan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mendewatakan" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam banyak konteks, kita masih memperlakukan alam dan makhluk hidup sebagai kekuatan ilahi yang perlu dihormati dan dipercaya. Kepercayaan ini membuat kita lebih menghargai dan menjaga keberlangsungan alam dan makhluk hidup. Selain itu, kata "mendewatakan" juga dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi dalam menghadapi tantangan. Dengan memperlakukan kekuatan alam dan makhluk hidup sebagai kekuatan ilahi, kita dapat lebih berani dan percaya diri dalam menghadapi tantangan.