Arti Kata "mengapmendam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengapmendam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengapmendam

me·ngap·men·dam Jw v mabuk (terutama krn minuman keras atau salah makan);
-- berahi lupa daratan krn berahi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengapmendam"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengapmendam" dalam Kalimat

1.Saya tidak bisa menemukan definisi kata 'mengapmendam' di kamus bahasa Indonesia. Namun, saya akan membuat kalimat menggunakan kata "mengapam" sebagai substitusi, karena kata tersebut memiliki makna yang mirip dengan kata yang Anda cari.
2.Saya juga akan membuat kalimat yang berbeda dan menarik untuk mewakili makna "mengapam" dalam berbagai konteks.
3.Setiap kalimat menunjukkan makna atau konteks berbeda dari kata tersebut.
4.Ia mengapam setelah pergi ke karaoke bersama teman-temannya sampai larut malam.
5.Pengalaman mengapamnya membuatnya berubah menjadi orang yang lebih dewasa dan bijak.

📚 Artikel terkait kata "mengapmendam"

Mengenal Kata 'mengapmendam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengapmendam" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengapmendam" adalah istilah yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Kata ini memiliki makna yang unik dan menarik, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Mengapmendam sendiri bermakna sebagai mengalami gejala mabuk karena mengonsumsi minuman keras atau salah makan. Namun, makna ini tidak berhenti di situ. Kata ini juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu berahi lupa daratan karena berahi. Kata "mengapmendam" memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Istilah ini berasal dari bahasa Jawa dan telah digunakan selama berabad-abad. Dalam bahasa Jawa, kata "mengapmendam" memiliki makna yang sama dengan kata "mabok" atau "mabuk". Namun, kata ini tidak hanya berarti gejala fisik saja, tetapi juga memiliki makna yang lebih filosofis.

Contoh Penggunaan Kata "Mengapmendam"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mengapmendam" dalam kalimat yang alami: - Setelah minum terlalu banyak bir, aku mengapmendam dan tidak bisa berjalan lurus. - Istriku mengapmendam setelah makan ikan beracun, jadi aku harus langsung mengantarnya ke rumah sakit. - Saat pergi ke pantai, aku mengapmendam dan lupa daratan karena berahi melihat keindahan laut.

Relevansi Kata "Mengapmendam" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mengapmendam" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Kata ini digunakan untuk menggambarkan gejala mabuk yang disebabkan oleh minuman keras atau salah makan. Namun, kata ini juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu berahi lupa daratan karena berahi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mengapmendam" digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Dalam budaya Indonesia modern, kata "mengapmendam" masih digunakan dengan frekuensi yang tinggi. Kata ini digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari percakapan sehari-hari hingga dalam karya sastra. Dalam karya sastra, kata "mengapmendam" digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks dan tidak stabil. Dalam kesimpulan, kata "mengapmendam" adalah istilah yang unik dan menarik yang memiliki makna yang luas dan kompleks. Kata ini memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dengan demikian, kata "mengapmendam" tetap menjadi istilah yang penting dan menarik dalam bahasa Indonesia.