Arti Kata "mengerawan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengerawan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengerawan

me·nge·ra·wan n pohon berbatang tegak, kayunya awet sehingga disukai untuk dibuat perahu, sirap, juga untuk mebel; Hopea mengerawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengerawan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengerawan" dalam Kalimat

1.Pohon kelapa mengerawan di pantai selatan, membuat suara angin yang mengalun.
2.Dalam hutan, pohon-pohon mengerawan menyebar luas, menjadi rumah bagi banyak spesies hewan.
3.Tidak semua pohon mengerawan memiliki kayu yang berkualitas, sehingga sulit dijadikan perabot rumah tangga.
4.Pengelola hutan harus memantau pohon mengerawan agar tidak terlalu banyak, sehingga tidak menyebabkan kerusakan ekosistem.
5.Di daerah tropis, pohon-pohon mengerawan sering menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat setempat karena kayunya sangat berguna.

📚 Artikel terkait kata "mengerawan"

Mengenal Kata 'mengerawan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengerawan" - Inspirasi dari Alam

Kata "mengerawan" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu 'menge·ra·wan n pohon berbatang tegak, kayunya awet sehingga disukai untuk dibuat perahu, sirap, juga untuk mebel; Hopea mengerawan'. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini terkait dengan jenis pohon tertentu yang dihargai karena kualitas kayunya yang unggul. Pohon mengerawan sering digunakan untuk membuat perahu, sirap, dan mebel karena kayunya yang kuat dan tahan lama. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "mengerawan" dalam kalimat yang alami: - Pohon mengerawan yang tumbuh di hutan ini sangat populer di kalangan nelayan karena kayunya yang kuat dan tahan air. - Di desa ini, masyarakat biasanya menggunakan kayu mengerawan untuk membuat perahu yang tangguh. - Peneliti telah menemukan bahwa kayu mengerawan memiliki sifat anti-bakteri yang dapat digunakan untuk membuat sirap yang aman digunakan. Kata "mengerawan" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam industri perahu, kayu mengerawan masih menjadi pilihan utama karena kualitasnya yang unggul. Selain itu, pohon mengerawan juga sering digunakan sebagai simbol kekuatan dan keamanan dalam budaya Indonesia.