Arti Kata "merapu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merapu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merapu

me·ra·pu n benda keramat atau pusaka keramat pd masyarakat Sumba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merapu"

📝 Contoh Penggunaan kata "merapu" dalam Kalimat

1.Di kampung Sumba, orang-orang masih merapu bektang sebagai simbol kekuatan.
2.Sebagai seorang etnografer, aku tertarik dengan tradisi masyarakat Sumba yang merapu benda keramat.
3.merapu bektang adalah kebiasaan yang masih dipelihara oleh masyarakat Sumba hingga saat ini.
4.Pengrajin lokal masih membuat bektang yang nantinya akan merapu oleh masyarakat.
5.Pentingnya merapu bektang dalam kehidupan sosial masyarakat Sumba memerlukan penelitian lebih lanjut.

📚 Artikel terkait kata "merapu"

Mengenal Kata 'merapu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Merapu" - Benda Keramat Sumba

Kata merapu memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, terutama terkait dengan budaya dan tradisi masyarakat Sumba. Dalam konteks historis dan sosial, merapu merujuk pada benda keramat atau pusaka keramat yang dihormati oleh masyarakat Sumba. Benda-benda ini seringkali memiliki nilai spiritual dan budaya yang tinggi, serta dianggap sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan kata merapu dapat dilihat dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Suku Sumba memiliki banyak merapu yang diyakini memiliki kekuatan spiritual". Dalam kalimat ini, kata merapu digunakan untuk menjelaskan benda-benda keramat yang dihormati oleh masyarakat Sumba. Contoh lainnya adalah "Pengunjung museum Sumba dapat melihat koleksi merapu yang indah dan unik". Dalam kalimat ini, kata merapu digunakan untuk menjelaskan koleksi benda-benda keramat yang dipamerkan di museum. Dalam kehidupan modern, kata merapu dapat memiliki relevansi dalam konteks budaya dan tradisi. Misalnya, "Masyarakat Sumba masih menjaga dan melestarikan merapu sebagai bagian dari warisan budaya". Dalam kalimat ini, kata merapu digunakan untuk menjelaskan pentingnya melestarikan benda-benda keramat sebagai bagian dari warisan budaya. Selain itu, kata merapu juga dapat digunakan dalam konteks pariwisata, seperti "Pariwisata Sumba menjadi populer karena keberadaan merapu yang indah dan unik". Dalam kalimat ini, kata merapu digunakan untuk menjelaskan salah satu alasan mengapa pariwisata Sumba populer. Dengan demikian, kata merapu memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, terutama terkait dengan budaya dan tradisi masyarakat Sumba. Penggunaan kata merapu dapat dilihat dalam berbagai kalimat dan memiliki relevansi dalam kehidupan modern.