Arti Kata "merem melek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merem melek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merem melek

menutup dan membuka mata; berkedip-kedip

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merem melek"

📝 Contoh Penggunaan kata "merem melek" dalam Kalimat

1.Ia merem melek dengan cepat saat melihat seekor burung kecil melayang di atasnya.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, kebiasaan merem melek saat bangun tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan mata.
3.Bacaan tentang keajaiban alam membuatnya merem melek dan tidak percaya mata.
4.Pengalaman pertama melihat bintang jatuh membuatnya merem melek dengan takjub.
5.Ketika melihat hasil foto yang baru saja difoto, ibu merem melek dengan bahagia karena hasilnya sangat memuaskan.

📚 Artikel terkait kata "merem melek"

Mengenal Kata 'merem melek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "merem melek" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "merem melek" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan gerakan mata yang berkedip-kedip. Namun, di balik makna umum ini, kata ini memiliki konteks historis yang menarik. Kata "merem melek" berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna yang lebih luas, yakni "menutup dan membuka mata".

Asal Usul dan Makna Sebenarnya

Dalam bahasa Jawa, "merem" berarti "menutup" dan "melek" berarti "membuka". Jadi, kata "merem melek" sebenarnya menggambarkan gerakan mata yang menutup dan membuka, seperti ketika seseorang berkedip-kedip. Gerakan ini sering digunakan sebagai tanda bahwa seseorang sedang berpikir atau merenungkan sesuatu.

Penggunaan Kata "merem melek" dalam Kalimat

Kata "merem melek" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Dia merem melek saat mendengar berita itu." atau "Dia merem melek saat melihat gambar itu." Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks, seperti: "Dia merem melek saat mendengar kabar baik itu."

Relevansi Kata "merem melek" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "merem melek" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia. Dalam budaya Jawa, "merem melek" sering digunakan sebagai tanda hormat atau untuk mengungkapkan kesenangan. Misalnya, ketika seseorang mendengar kabar baik, mereka dapat merem melek sebagai tanda kesenangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks, seperti kesedihan atau kegembiraan.