Arti Kata "merunggai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merunggai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merunggai

me·rung·gai n kelor

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merunggai"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "merunggai" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, ibu saya suka merunggai kelor setiap paginya.
2.Saat itu, para pelajar merunggai kelor di sekitar sekolah mereka untuk makan siang.
3.Dalam puisinya, penyair menggambarkan pemandangan hutan yang dipenuhi dengan kelor yang merunggai.
4.Dalam kuliner khas daerah, kelor yang merunggai menjadi bahan utama sajian khas.
5.Di rumah, aku melihat ibuku merunggai kelor untuk dimasak menjadi sayuran.

πŸ“š Artikel terkait kata "merunggai"

Mengenal Kata 'merunggai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "merunggai" - Inspirasi dari Kelor

Kata "merunggai" dapat diartikan sebagai "meΒ·rungΒ·gai n kelor". Istilah ini memiliki makna yang erat dengan tanaman kelor, yang telah lama digunakan dalam kehidupan sehari-hari Indonesia. Historisnya, kelor telah dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional dan merupakan sumber vitamin A yang baik. Dengan demikian, kata "merunggai" terkait dengan konsep kesegaran dan keharuman dari tanaman kelor ini.

Contoh Penggunaan Kata Merunggai

Kata "merunggai" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Di ladang, ibu saya merunggai daun kelor untuk membuat rebusan obat batuk." Dalam contoh ini, kata "merunggai" menunjukkan aktivitas seseorang dalam mengumpulkan kelor untuk tujuan tertentu. Contoh lain, "Banyak orang memilih minum jus kelor karena kaya akan vitamin A, sehingga lebih sehat." Dalam kalimat ini, kata "merunggai" menunjukkan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi kelor sebagai sumber gizi.

Relevansi Kata Merunggai dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "merunggai" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari Indonesia. Banyak masyarakat yang menggunakan kelor sebagai pengobatan alternatif dan sumber vitamin A. Selain itu, kelor juga digunakan dalam berbagai produk, seperti jus, suplemen, dan bahkan kosmetik. Dengan demikian, kata "merunggai" menjadi inspirasi bagi kita untuk lebih memahami dan menghargai nilai-nilai alam yang telah diberikan kepada kita.