Arti Kata "minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yang digorengkannya)" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yang digorengkannya)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yang digorengkannya)
Peribahasa seseorang yang telah menghabiskan harta tuannya
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yang digorengkannya)"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yang digorengkannya)"
📝 Contoh Penggunaan kata "minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yang digorengkannya)" dalam Kalimat
1.Ia telah menjadi minyak duyung perendang duyung (minyak kita jua yang digorengkannya) setelah menghabiskan uang nasabahnya.
2.Pemilik toko telah menjadi minyak duyung perendang duyung (minyak kita jua yang digorengkannya) karena tidak bisa mengelola keuangan.
3.Menurut peribahasa, ayahnya telah menjadi minyak duyung perendang duyung (minyak kita jua yang digorengkannya) setelah menghabiskan warisan.
4.Dikatakan peribahasa, dia telah menjadi minyak duyung perendang duyung (minyak kita jua yang digorengkannya) karena tidak bisa mengatur keuangan keluarga.
5.Pengusaha yang berhati tipu telah menjadi minyak duyung perendang duyung (minyak kita jua yang digorengkannya) karena selalu berbohong kepada investor.