Arti Kata "minyak sinyal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "minyak sinyal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

minyak sinyal

minyak tanah (kerosin) yang cocok dipakai untuk bahan bakar lampu bakar yang menggunakan sumbu, khususnya untuk lampu sinyal atau lampu isyarat rel kereta api

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minyak sinyal"

📝 Contoh Penggunaan kata "minyak sinyal" dalam Kalimat

1.Peralatan kereta api membutuhkan minyak sinyal untuk menyalakan lampu sinyal.
2.Penggunaan minyak sinyal sebagai bahan bakar lampu sinyal di stasiun kereta api sangat efisien.
3.Dalam proses perawatan, kami mengganti minyak sinyal di lampu sinyal yang rusak.
4.minyak sinyal adalah bahan bakar utama yang digunakan oleh lampu sinyal di jalur kereta api.
5.Pabrik minyak sinyal di kota kami telah mengalami peningkatan produksi dalam beberapa tahun terakhir.

📚 Artikel terkait kata "minyak sinyal"

Mengenal Kata 'minyak sinyal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Minyak Sinyal" - Bahan Bakar Lampu Isyarat Rel Kereta Api

Kata "minyak sinyal" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi di balik namanya yang sederhana terdapat makna yang lebih dalam. Pada dasarnya, **minyak sinyal** adalah jenis **minyak tanah** (kerosin) yang khusus dibuat untuk bahan bakar lampu bakar yang menggunakan sumbu, seperti lampu sinyal atau lampu isyarat rel kereta api. Dalam era lampu bakar manual yang masih digunakan dalam beberapa kasus, **minyak sinyal** menjadi komponen penting dalam sistem lampu isyarat.

Contoh Penggunaan Kata "Minyak Sinyal"

Dalam kalimat sehari-hari, kata **minyak sinyal** sering digunakan untuk mengacu pada jenis bahan bakar yang spesifik. Misalnya, "Stok **minyak sinyal** di gudang harus dipantau secara teratur untuk memastikan ketersediaan bahan bakar yang cukup." Dalam konteks yang lebih teknis, "Lampu sinyal di rel kereta api harus menggunakan **minyak sinyal** yang berkualitas tinggi untuk mencegah kebocoran bahan bakar." Contoh lainnya adalah, "Pabrik **minyak sinyal** telah meningkatkan produksinya untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari industri kereta api."

Relevansi Kata "Minyak Sinyal" dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun **minyak sinyal** mungkin tidak digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari, namun masih ada beberapa industri yang mengandalkan bahan bakar ini untuk kebutuhan operasional mereka. Dalam konteks budaya Indonesia modern, **minyak sinyal** menjadi simbol dari teknologi lama yang masih digunakan dalam beberapa kasus. Namun, hal ini tidak berarti bahwa **minyak sinyal** tidak memiliki nilai strategis dalam beberapa bidang, seperti industri kereta api yang masih bergantung pada sistem lampu isyarat manual.