Arti Kata "morong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "morong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

morong

mo·rong n cerek tempat air teh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "morong"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "morong" dalam Kalimat

1.Pertanian di daerah pegunungan memanfaatkan morong untuk menampung air teh.
2.Penggunaan morong sebagai tempat air teh sangat efektif dalam mencegah pencemaran lingkungan.
3.Di taman, morong dibuat sebagai hiasan dengan menanam bunga-bunga cantik di sekitarnya.
4.Pembangunan infrastruktur di daerah hulu sungai membutuhkan morong sebagai waduk untuk menampung air yang mengalir.
5.morong yang terletak di tengah hutan masih asri dan menjadi tempat yang indah bagi wisata alam.

πŸ“š Artikel terkait kata "morong"

Mengenal Kata 'morong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "morong" - Cerek Tempat Air Teh di Pedesaan

Dalam bahasa Indonesia, kata morong memiliki makna resmi sebagai "cerek tempat air teh". Kata ini seringkali digunakan dalam konteks pedesaan, di mana masyarakat menggunakan air dari ceretan sederhana untuk membuat teh atau minuman lainnya. Sejarah kata morong tidak tercatat secara spesifik, namun dapat diasumsikan bahwa kata ini berkembang sebagai bagian dari kebiasaan hidup masyarakat pedesaan.

Penggunaan Kata Morong dalam Kalimat

Kata morong seringkali digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Air dari morong yang segar sangat nikmat untuk teh pagi." Dalam kalimat ini, kata morong digunakan untuk menggambarkan sumber air yang segar dan alami. Contoh lain adalah: "Ibu membuat teh menggunakan air dari morong yang baru dipasang." Dalam kalimat ini, kata morong digunakan untuk menggambarkan ceretan air yang baru dibuat.

Relevansi Kata Morong dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata morong masih relevan terutama di pedesaan. Masyarakat pedesaan masih menggunakan air dari ceretan sederhana untuk membuat teh atau minuman lainnya. Selain itu, kata morong juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang menggunakan kata morong sebagai simbol kehidupan pedesaan. Oleh karena itu, kata morong tetap memiliki tempat dalam bahasa Indonesia sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat pedesaan.