Arti Kata "muhajat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "muhajat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

muhajat

mu·ha·jat n pertengkaran mulut; perdebatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "muhajat"

📝 Contoh Penggunaan kata "muhajat" dalam Kalimat

1.Di acara debat nasional, para narasumber terlibat dalam perdebatan yang hangat tentang kebijakan pemerintah.
2.Sebagai seorang penggiat diskusi publik, dia sering menghadapi perdebatan mulut dari pendengar yang tidak setuju.
3.Pertengkaran mulut antara kandidat politik di awal pilkada menjadi topik hangat di media massa.
4.Dalam proses pengajian Al-Qur'an, para mahasiswa sering terlibat dalam perdebatan tentang makna ayat-ayat suci.
5.Di ruang diskusi online, para netizen terlibat dalam perdebatan yang sengit tentang topik yang sedang hangat.

📚 Artikel terkait kata "muhajat"

Mengenal Kata 'muhajat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "muhajat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "muhajat" memiliki makna umum sebagai pertengkaran mulut atau perdebatan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Arab dan digunakan untuk menggambarkan diskusi atau debat yang serius dan mendalam. Dalam budaya Indonesia, kata "muhajat" sering digunakan untuk menggambarkan konteks sosial dan politik yang kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "muhajat" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Diskusi tentang pemerintah yang terjadi di majelis politik adalah contoh muhajat yang tidak pernah berakhir". Atau, "Pertengkaran antara dua teman yang terjadi di kafe adalah contoh muhajat yang tak pernah berhenti". Kata "muhajat" juga sering digunakan dalam konteks kehidupan pribadi, seperti "Pertengkaran antara saya dan pasangan saya tentang keputusan penting adalah contoh muhajat yang sulit diselesaikan". Kata "muhajat" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era digital, diskusi dan debat online sering kali berubah menjadi muhajat yang tidak pernah berakhir. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif dan empati untuk menghindari muhajat yang tidak perlu. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.