Arti Kata "mukhalif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mukhalif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mukhalif

mu·kha·lif Ar n 1 sekte; 2 yg berlainan pendapat, pembawa perpecahan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mukhalif"

📝 Contoh Penggunaan kata "mukhalif" dalam Kalimat

1.Dalam agama Islam, mukhalif adalah sekte yang berbeda dari mazhab utama.
2.Pada abad ke-19, masyarakat mulai menunjukkan mukhalif terhadap sistem pemerintahan kolonial.
3.Pengambilan keputusan dengan mukhalif pendapat antara anggota tim dapat memperlambat proses pengambilan keputusan.
4.Pada masa lalu, masyarakat Islam memiliki mukhalif pandangan mengenai cara menghadapi musuh.
5.Dalam sejarah, mukhalif suku-suku yang berbeda telah menyebabkan perpecahan dan konflik.

📚 Artikel terkait kata "mukhalif"

Mengenal Kata 'mukhalif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mukhalif" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaan

Kata mukhalif memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, mukhalif dapat diartikan sebagai sekte atau kelompok yang memiliki pendapat atau pandangan yang berbeda dengan yang lain. Istilah ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan individu atau kelompok yang memiliki opini atau keyakinan yang berbeda dengan mayoritas. Dalam sejarah, kata mukhalif telah digunakan dalam konteks sosial dan politik untuk menggambarkan perbedaan pendapat atau perpecahan dalam masyarakat. Pada masa lalu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kelompok yang beraliran atau paham yang berbeda dengan aliran resmi atau pemerintah. Contoh penggunaan kata mukhalif dalam kalimat yang alami adalah: "Kelompok tersebut dianggap sebagai mukhalif oleh pemerintah karena memiliki pendapat yang berbeda tentang kebijakan baru." Atau, "Dia adalah seorang mukhalif yang tidak setuju dengan keputusan yang diambil oleh rekan-rekannya." Penggunaan kata mukhalif juga relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks politik, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perbedaan pendapat atau opini yang berbeda dengan pemerintah atau partai. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks sosial untuk menggambarkan perbedaan pendapat atau keyakinan yang berbeda dengan masyarakat. Dalam kesimpulan, kata mukhalif memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, sosial, dan politik, kata ini digunakan untuk menggambarkan perbedaan pendapat atau perpecahan dalam masyarakat. Penggunaan kata mukhalif juga relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.