Arti Kata "mulut kapuk dapat ditutup" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mulut kapuk dapat ditutup" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mulut kapuk dapat ditutup

Peribahasa rahasia jangan dipercayakan kepada orang lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mulut kapuk dapat ditutup"

📝 Contoh Penggunaan kata "mulut kapuk dapat ditutup" dalam Kalimat

1.mulut kapuk dapat ditutup, jangan pernah menceritakan rahasia di hadapan orang asing.
2.Sebagai nasihat, mulut kapuk dapat ditutup, jangan pernah menceritakan resep kue ke orang yang tidak perlu.
3.Pada zaman dulu, para penjilat raja mempunyai mulut kapuk yang dapat ditutup, tapi tidak ada yang tahu.
4.Dalam kisah sastra, mulut kapuk dapat ditutup, tapi si pembaca masih bisa menebak isi hatinya.
5.Dalam kehidupan, kita harus memiliki mulut kapuk yang dapat ditutup, agar tidak ada orang yang bisa mengenal kebenaran kita.

📚 Artikel terkait kata "mulut kapuk dapat ditutup"

Mengenal Kata 'mulut kapuk dapat ditutup' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mulut Kapuk Dapat Ditutup" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mulut kapuk dapat ditutup" adalah peribahasa yang populer dalam bahasa Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat penting, yaitu "Rahasia jangan dipercayakan kepada orang lain". Konsep ini telah ada sejak lama, dan mungkin berasal dari kebiasaan masyarakat tradisional yang tidak percaya diri untuk menyimpan rahasia. Peribahasa ini menekankan pentingnya menjaga rahasia dan tidak mempercayakan informasi sensitif kepada orang lain. Dalam konteks sekarang, konsep ini masih relevan dan perlu diperhatikan. Dalam era digital, banyak orang membagikan informasi pribadi dan rahasia dengan mudah, tanpa memikirkan konsekuensi yang mungkin timbul. **Contoh Penggunaan dalam Kalimat yang Alami** Ketika berbicara tentang rahasia jangan dipercayakan kepada orang lain, kita bisa menggunakan kata "mulut kapuk dapat ditutup" dalam kalimat yang alami. Berikut beberapa contoh: * "Saya tidak ingin membagikan rahasia itu kepada siapa pun, karena rahasia itu seperti mulut kapuk yang dapat ditutup." * "Jangan percaya diri untuk menyimpan rahasia, karena mulut kapuk dapat ditutup hanya oleh orang yang benar-benar dapat dipercaya." * "Saya tidak ingin melibatkan orang lain dalam urusan saya, karena rahasia itu seperti mulut kapuk yang dapat ditutup." **Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari** Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mulut kapuk dapat ditutup" masih relevan dan perlu diperhatikan. Dalam era digital, banyak orang membagikan informasi pribadi dan rahasia dengan mudah, tanpa memikirkan konsekuensi yang mungkin timbul. Oleh karena itu, penting untuk menjaga rahasia dan tidak mempercayakan informasi sensitif kepada orang lain. Dengan memahami konsep "mulut kapuk dapat ditutup", kita dapat lebih bijak dalam mengelola rahasia dan informasi pribadi. Kita dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga rahasia dan tidak mempercayakan informasi sensitif kepada orang lain.