Arti Kata "mulut manis jangan percaya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mulut manis jangan percaya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mulut manis jangan percaya

Peribahasa jangan percaya kepada orang yang manis perkataannya, barang atau uang yang dipinjamkan kepada orang yang bersifat demikian, tidak dapat diharapkan kembali lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mulut manis jangan percaya"

📝 Contoh Penggunaan kata "mulut manis jangan percaya" dalam Kalimat

1.Jangan pernah menitipkan barang berharga pada orang yang mulut manis jangan percaya.
2.Dalam pernikahan, perlu berhati-hati dengan orang yang mulut manis jangan percaya sebagai saksi.
3.Saya tidak bisa percaya dia lagi setelah dia membocorkan rahasia saya kepada orang yang mulut manis jangan percaya.
4.Pada awalnya, dia terlihat baik-baik saja, tapi ternyata dia adalah orang yang mulut manis jangan percaya.
5.Orang yang terlalu manis dalam berbicara biasanya adalah orang yang mulut manis jangan percaya.

📚 Artikel terkait kata "mulut manis jangan percaya"

Mengenal Kata 'mulut manis jangan percaya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mulut manis jangan percaya" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "mulut manis jangan percaya" telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Indonesia. Kata ini mengingatkan kita untuk tidak terlalu mempercayai orang yang selalu berbicara dengan santun dan manis, tetapi pada kenyataannya tidak menepati janji atau tidak jujur. Peribahasa ini sebenarnya berasal dari kebiasaan seseorang yang selalu berbicara dengan manis, tetapi pada kenyataannya tidak menjalankan aksinya. Mereka mungkin berbicara dengan lembut, tetapi tidak mau berinvestasi waktu dan energi untuk mengimplementasikan janji mereka. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan dapat berbicara dengan manis, tetapi tidak mau membayar utang atau tidak mau kembali barang yang dipinjamkan.

Contoh Penggunaan Kata "mulut manis jangan percaya"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mulut manis jangan percaya" dalam kalimat yang alami: * "Jangan percaya kata-kata manisnya, karena dia selalu meninggalkan utang tanpa membayar." * "Saya tidak mau meminjamkan uang kepada teman yang memiliki **mulut manis jangan percaya**, karena saya khawatir tidak akan kembali lagi." * "Dia selalu berbicara dengan manis, tetapi pada kenyataannya tidak menjalankan aksinya, contohnya seperti **mulut manis jangan percaya**."

Relevansi Kata "mulut manis jangan percaya" di Indonesia Modern

Kata "mulut manis jangan percaya" masih relevan pada zaman modern ini. Di era digital, kita sering kali bertemu dengan orang-orang yang berbicara dengan manis, tetapi pada kenyataannya tidak jujur atau tidak menjalankan aksinya. Mereka mungkin berbicara dengan lembut, tetapi tidak mau berinvestasi waktu dan energi untuk mengimplementasikan janji mereka. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dan tidak terlalu mempercayai orang yang memiliki **mulut manis jangan percaya**.