Arti Kata "mumifikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mumifikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mumifikasi

mu·mi·fi·ka·si n perubahan yg terjadi pd mayat krn penguapan cairan jaringan sehingga proses pembusukan oleh bakteri yg terdapat dl saluran pernapasan dan pencernaan terlambat yg menyebabkan tubuh menjadi kering dan susut, kulit berwarna kehitam-hitaman, keras, dan kaku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mumifikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "mumifikasi" dalam Kalimat

1.Mumi yang ditemukan di Kuil Kuno merupakan hasil mumifikasi alami yang telah berlangsung ribuan tahun.
2.Dalam ilmu anatomi, momokumumifikasi adalah tahap terakhir proses pembusukan jaringan tubuh.
3.Proses mumifikasi tubuh manusia tidak dapat dicegah secara efektif dengan menggunakan bahan kimia.
4.Dalam sejarah, mumi dari Firaun Mesir dipercaya memiliki kekuatan magis dan dapat memberikan kekayaan.
5.mumifikasi tubuh binatang merupakan fenomena yang jarang dialami oleh hewan-hewan lainnya di alam.

📚 Artikel terkait kata "mumifikasi"

Mengenal Kata 'mumifikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mumifikasi" - Proses Perubahan Tubuh yang Menarik

Mumifikasi adalah proses perubahan tubuh yang terjadi setelah kematian, yang disebabkan oleh penguapan cairan jaringan dan pembusukan yang terlambat. Proses ini menyebabkan tubuh menjadi kering dan susut, kulit berwarna kehitam-hitaman, keras, dan kaku. Mumifikasi telah menjadi salah satu fenomena alam yang menarik dan telah dipelajari oleh ilmuwan selama berabad-abad. Pada masa kuno, orang-orang Mesir kuno telah menggunakan proses mumifikasi untuk melestarikan tubuh bangsawan mereka. Mereka percaya bahwa tubuh yang telah melalui proses mumifikasi akan dapat hidup kembali di alam baka. Proses ini melibatkan beberapa tahap, yaitu pengecatan tubuh, penambahan bahan pengawet, dan penguburan tubuh dalam arca. Sejak itu, mumifikasi telah menjadi salah satu kebiasaan yang unik dan menarik dalam sejarah manusia. Mumifikasi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita melihat makam yang telah berabad-abad, kita dapat melihat bagaimana proses mumifikasi telah mengubah tubuh menjadi apa yang kita lihat sekarang. Proses ini juga dapat dilihat dalam film-film horor yang menampilkan makam yang telah mengalami proses mumifikasi. Selain itu, kita juga dapat melihat bagaimana proses mumifikasi telah digunakan dalam seni dan budaya, seperti dalam lukisan dan patung yang menggambarkan proses ini. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga dapat melihat bagaimana proses mumifikasi telah berpengaruh pada kesehatan dan keamanan. Misalnya, ketika terjadi bencana alam, seperti banjir atau kebakaran, tubuh yang telah mengalami proses mumifikasi dapat menjadi sumber penyakit yang berbahaya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami proses mumifikasi dan bagaimana cara mencegahnya.

Arti Lain dari Kata "Mumifikasi"

Selain mengacu pada proses perubahan tubuh setelah kematian, kata "mumifikasi" juga dapat digunakan dalam beberapa konteks lainnya. Misalnya, dalam ilmu biologi, mumifikasi dapat mengacu pada proses perubahan tubuh yang terjadi pada spesies yang telah mati. Dalam konteks ini, proses mumifikasi dapat membantu kita memahami bagaimana proses perubahan tubuh terjadi pada spesies yang telah mati. Dalam kesimpulan, kata "mumifikasi" memiliki arti yang luas dan dapat digunakan dalam beberapa konteks yang berbeda. Dari proses perubahan tubuh setelah kematian hingga penggunaan dalam ilmu biologi, momifikasi merupakan salah satu fenomena alam yang menarik dan perlu dipahami.