Arti Kata "nafsi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nafsi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nafsi

1naf·si n 1 diri sendiri; orang-seorang; 2 sifat mementingkan diri sendiri;
ber·naf·si-naf·si v (menurut kepentingan) orang-seorang, sendiri-sendiri; secara perseorangan; mementingkan diri sendiri: mereka ~ mengemukakan keberatan masing-masing; di kota besar orang mulai hidup ~ tidak merasa perlu memikirkan orang lain

2naf·si Jk n kemarahan; panas hati; nafsu: sambil berkacak pinggang, mukanya merah penuh --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nafsi"

📝 Contoh Penggunaan kata "nafsi" dalam Kalimat

1.Di kota besar, orang mulai hidup nafsi dan tidak merasa perlu memikirkan orang lain.
2.Ketika menghadapi konflik, mereka masing-masing memiliki kepentingan nafsi yang berbeda-beda.
3.Para ilmuwan harus bekerja nafsi untuk mencari solusi yang efektif.
4.Di lingkungan akademik, para mahasiswa dianjurkan untuk berpikir nafsi dan tidak terlalu tergantung pada bimbingan.
5.Seorang pebisnis sukses memahami bahwa hidup nafsi dapat membuatnya lebih sulit untuk menyelesaikan masalah.

📚 Artikel terkait kata "nafsi"

Mengenal Kata 'nafsi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nafsi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "nafsi" memiliki makna yang kompleks dan multifungsi dalam Bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti "diri sendiri" atau "orang-seorang". Dalam konteks historis, kata nafsi sering digunakan dalam filosofi dan teologi Islam untuk menggambarkan kebebasan individu dalam menjalani hidup. Dalam konteks sosial modern, kata nafsi sering digunakan untuk menggambarkan sifat mementingkan diri sendiri atau ber-nafsi-nafsi, yaitu menurut kepentingan orang-seorang sendiri. Hal ini terkait dengan konsep individualisme yang semakin populer dalam budaya Indonesia modern. **Contoh Penggunaan Kata Nafsi dalam Kalimat** Contoh pertama: "Mereka ber-nafsi-nafsi mengemukakan keberatan masing-masing" (menurut kepentingan orang-seorang sendiri). Contoh kedua: "Di kota besar, orang mulai hidup ber-nafsi-nafsi tidak merasa perlu memikirkan orang lain" (mementingkan diri sendiri). Contoh ketiga: "Sambil berkacak pinggang, mukanya merah penuh dengan nafsu" (kemarahan atau panas hati). **Relevansi Kata Nafsi dalam Kehidupan Sehari-Hari** Kata nafsi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, konsep individualisme semakin populer, sehingga orang mulai mementingkan diri sendiri dan ber-nafsi-nafsi. Hal ini dapat menyebabkan konflik dengan orang lain dan mengganggu harmoni sosial. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata nafsi dalam konteks sosial dan budaya Indonesia modern.