Arti Kata "nali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nali

na·li ark n satuan ukuran isi (beras dsb) 16 gantang atau 1/50 koyan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nali"

📝 Contoh Penggunaan kata "nali" dalam Kalimat

1.Kami harus mengukur nali ini untuk mengetahui berapa banyak beras yang dibutuhkan.
2.Pertanian menggunakan nali sebagai satuan ukuran untuk menghitung hasil panen.
3.Di pasar, penjual beras sering menggunakan nali sebagai ukuran untuk menentukan harga.
4.Kami harus membeli nali beras untuk keperluan ibu yang sedang mengandung.
5.Dalam sistem pertanian tradisional, nali digunakan sebagai satuan ukuran untuk menghitung luas tanah yang ditanami.

📚 Artikel terkait kata "nali"

Mengenal Kata 'nali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nali" - Pengukur Isi Beras yang Perlu Diketahui

Kata "nali" seringkali terdengar asing di telinga banyak orang, terutama bagi generasi muda yang tidak terlalu akrab dengan budaya dan tradisi leluhur. Namun, di balik kesan yang tidak familiar, ada makna yang sangat penting dalam konteks historis dan sosial masyarakat Indonesia. Nali adalah satuan ukuran isi yang digunakan untuk mengukur beras dan bahan-bahan lainnya. Dalam sistem pengukuran tradisional, nali setara dengan 16 gantang atau 1/50 koyan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata nali dalam kalimat yang mengacu pada pengukuran beras atau bahan-bahan lainnya. Misalnya, "Saya membeli 10 nali beras untuk membuat nasi goreng" atau "Pengukuran nali digunakan untuk mengukur jumlah bahan yang diperlukan dalam resep kue." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata nali memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat kita, khususnya dalam konteks pengukuran dan perdagangan beras. Dalam budaya Indonesia modern, kata nali masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam perdagangan beras, pedagang sering menggunakan sistem pengukuran nali untuk menentukan harga dan kuantitas beras yang dijual. Selain itu, kata nali juga digunakan dalam konteks akademis dan penelitian, khususnya dalam bidang antropologi dan sosiologi. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata nali masih memiliki nilai historis dan sosial yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia modern.

Kata yang Mirip

nalih