Arti Kata "sungkawa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sungkawa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sungkawa

sung·ka·wa Jw a sedih hati; duka cita;
ber·sung·ka·wa v bersedih hati; berduka cita; berkabung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sungkawa"

📝 Contoh Penggunaan kata "sungkawa" dalam Kalimat

1.Pengucapan kata penghormatan "sungkawa" setelah wafatnya Kakek tidak bisa menutup rasa duka cita yang mendalam.
2.Saya mengucapkan sungkawa kepada keluarga korban bencana alam yang telah mengalami kerugian besar.
3.Sekolah mengucapkan sungkawa kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarga karena kecelakaan mobil.
4.Dalam perayaan hari raya, kita berdoa bersama dan mengucapkan sungkawa kepada seluruh masyarakat yang telah mengalami musibah.
5.Kita semua harus menunjukkan rasa sungkawa dan solidaritas kepada korban kejahatan yang sedang mengalami kesulitan.

📚 Artikel terkait kata "sungkawa"

Mengenal Kata 'sungkawa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sungkawa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata sungkawa dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu sung·ka·wa: sedih hati; duka cita; ber·sung·ka·wa. Kata ini telah digunakan sejak lama dalam berbagai konteks, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam budaya Indonesia. Sungkawa sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan sedih dan duka cita setelah kehilangan seseorang yang dicintai. Dalam sejarah, kata sungkawa digunakan untuk mengungkapkan perasaan sedih dan duka cita setelah perang atau bencana alam. Misalnya, ketika sebuah desa mengalami kehilangan banyak korban, masyarakat akan mengungkapkan sungkawa terhadap korban yang telah meninggal. Bahkan, sungkawa juga digunakan dalam upacara adat untuk menghormati korban yang telah meninggal. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata sungkawa dalam kalimat yang alami: "Saya merasa sungkawa setelah mendengar berita tentang kematian ayah saya"; "Masyarakat setempat mengungkapkan sungkawa atas kehilangan korban bencana alam"; "Kita harus mengungkapkan sungkawa terhadap korban yang telah meninggal dalam perang". Dalam kehidupan sehari-hari, sungkawa masih digunakan untuk mengungkapkan perasaan sedih dan duka cita. Misalnya, ketika seseorang meninggal, keluarga dan teman-teman akan mengungkapkan sungkawa terhadap korban yang telah meninggal. Bahkan, sungkawa juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam perayaan hari kematian atau dalam upacara adat untuk menghormati korban yang telah meninggal. Dalam budaya Indonesia modern, sungkawa masih memiliki makna yang sangat mendalam. Sungkawa digunakan untuk mengungkapkan perasaan sedih dan duka cita setelah kehilangan seseorang yang dicintai. Bahkan, sungkawa juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam perayaan hari kematian atau dalam upacara adat untuk menghormati korban yang telah meninggal. Dengan demikian, sungkawa tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.