Arti Kata "naqal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naqal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

naqal

na·qal n Isl kutipan berdasarkan Alquran dan hadis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naqal"

📝 Contoh Penggunaan kata "naqal" dalam Kalimat

1.Dalam konteks syariat Islam, pernikahan naqal dilakukan oleh suami yang sudah memiliki istri tetapi menikah lagi dengan istri yang baru karena alasan tertentu.
2.Banyak ahli hukum Islam yang mendukung keputusan suami untuk melakukan pernikahan naqal dengan alasan tertentu.
3.Pernikahan naqal seringkali dianggap tabu oleh masyarakat karena dianggap tidak adil terhadap istri yang sudah ada.
4.Namun, dalam praktiknya, pernikahan naqal juga dapat membawa manfaat bagi istri yang baru karena dia mendapatkan perlindungan dan pengasuhan dari suami.
5.Penggunaan istilah "naqal" dalam pernikahan seringkali menimbulkan kontroversi dan perdebatan di kalangan masyarakat yang berbeda pandangan.

📚 Artikel terkait kata "naqal"

Mengenal Kata 'naqal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Naqal" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks

Kata "naqal" berasal dari bahasa Arab dan memiliki makna khusus dalam konteks Islam. Menurut Al-Qur'an dan Hadis, naqal merujuk pada kebiasaan seseorang yang melakukan perbuatan tidak baik atau memburukkan akhlak. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan masyarakat awal Islam yang masih dipengaruhi oleh kebiasaan jahiliyah.

Contoh Penggunaan

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan contoh-contoh naqal yang dapat menghambat kemajuan dan kebaikan individu. Misalnya, seseorang yang selalu mengkritik dan merendahkan orang lain tanpa alasan yang jelas, atau individu yang suka membicarakan hal-hal negatif dan merusak citra orang lain. Contoh lain adalah seseorang yang suka membolos dari tanggung jawab dan mengharapkan orang lain untuk menyelesaikannya.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan modern, naqal masih merupakan fenomena yang umum. Kita sering melihat orang-orang yang melakukan perbuatan tidak baik tanpa sadar atau tanpa alasan yang jelas. Namun, kita juga dapat belajar dari contoh-contoh naqal tersebut dan berusaha untuk mengubah diri menjadi lebih baik. Dengan memahami konsep naqal dan berusaha untuk meninggalkannya, kita dapat menjadi lebih baik dan lebih sukses dalam hidup.