Arti Kata "naziisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naziisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

naziisme

na·zi·is·me n 1 ajaran kaum Nazi; 2 ajaran yg menyerupai ajaran partai fasis Jerman

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naziisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "naziisme" dalam Kalimat

1.Pendidikan membahas tentang sejarah naziisme dan dampaknya pada dunia.
2.Pada masa lalu, banyak negara Eropa terpengaruh oleh naziisme dan kekerasan.
3.Karya sastra modern seringkali mengeksplorasi tema naziisme dan konsekuensinya.
4.Pertemuan antarilmuwan membahas tentang asal-usul dan perkembangan ajaran naziisme.
5.Sekolah menengah umumnya mengajarkan sejarah naziisme dan peranannya dalam Perang Dunia Kedua.

📚 Artikel terkait kata "naziisme"

Mengenal Kata 'naziisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Naziisme" - Inspirasi dan Motivasi

Naziisme adalah sebuah konsep yang memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Secara umum, naziisme merujuk pada ajaran kaum Nazi yang muncul di Jerman pada abad ke-20. Ajaran ini dipimpin oleh Adolf Hitler dan memiliki tujuan untuk menciptakan kekuasaan dan kontrol totalitas di Jerman. Naziisme memiliki corak yang sangat ekstrem dan radikal, dengan prinsip-prinsip seperti rasisme, antisemitisme, dan agresi militer. Penggunaan kata naziisme tidak terbatas pada konteks historis saja. Contoh penggunaan kata naziisme dalam kalimat yang alami adalah: "Pemerintah mengecam ajaran naziisme yang masih berkembang di beberapa daerah". Atau, "Buku tersebut membahas tentang sejarah naziisme dan dampaknya terhadap dunia internasional". Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata naziisme masih relevan dalam konteks modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata naziisme memiliki relevansi yang sangat penting. Di Indonesia, kita sering melihat contoh-contoh ajaran yang menyerupai naziisme, seperti ekstremisme dan intoleransi. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan kritis dalam menerima dan mengadaptasi ide-ide yang masuk ke dalam masyarakat. Dengan demikian, kita dapat menghindari adanya naziisme di Indonesia dan mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan kebebasan.