Arti Kata "negara hukum formal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "negara hukum formal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

negara hukum formal

negara yang segala tindakannya didasarkan hanya atas hukum tertulis, yang secara formal tercantum dalam peraturan perundang-undangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "negara hukum formal"

📝 Contoh Penggunaan kata "negara hukum formal" dalam Kalimat

1.negara hukum formal memiliki struktur pemerintahan yang kuat dan konsisten.
2.Pemerintah negara hukum formal harus selalu menghormati hak-hak warga negara.
3.Sistem kehakiman negara hukum formal diharapkan dapat menegakkan keadilan yang adil.
4.negara hukum formal biasanya memiliki undang-undang yang jelas dan tegas dalam mengatur masyarakat.
5.Saat ini, banyak orang berharap negara hukum formal dapat membangun kepercayaan publik yang lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "negara hukum formal"

Mengenal Kata 'negara hukum formal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Negara Hukum Formal" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Sejarah

Negara hukum formal adalah konsep yang menarik dalam konteks perundang-undangan dan sistem hukum di Indonesia. Secara harfiah, kata ini mengacu pada negara yang segala tindakannya didasarkan hanya atas hukum tertulis, yang secara formal tercantum dalam peraturan perundang-undangan. Konsep ini berasal dari tradisi hukum Eropa, khususnya di Inggris dan Prancis, di mana hukum tertulis menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan hukum.

Penggunaan dalam Kalimat

Negara hukum formal tidak hanya merupakan konsep teoretis, tetapi juga terwujud dalam praktik sehari-hari. Contoh penggunaannya dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Indonesia adalah contoh negara hukum formal yang berlaku secara ketat dalam pelaksanaan hukum." "Dalam negara hukum formal, hak-hak warga negara dijamin oleh konstitusi dan undang-undang." "Pengadilan di negara hukum formal menegakkan hukum dengan tegas dan tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Negara hukum formal memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Konsep ini tidak hanya membantu menjaga keadilan dan kesetaraan, tetapi juga memfasilitasi kehidupan ekonomi dan sosial. Dalam konteks budaya Indonesia modern, konsep ini dapat diartikan sebagai komitmen untuk menghormati hukum dan peraturan yang berlaku, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hukum sebagai landasan utama dalam pengembangan negara.