Arti Kata "noa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "noa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

noa

noa n Ling kata penghalus yg dipakai sbg pengganti kata tabu, msl penghuni untuk menggantikan hantu, kalau orang takut pd hantu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "noa"

📝 Contoh Penggunaan kata "noa" dalam Kalimat

1.Di daerah pedesaan, masyarakat sering menggunakan kata "noa" untuk menggantikan kata-kata tabu.
2.Penggunaan kata "noa" dalam berbagai konteks budaya perlu dipelajari oleh kalangan kader budaya.
3.Dalam novel karya penulis kontemporer, penggunaan kata "noa" sebagai pengganti kata tabu menambahkan nuansa mistis.
4.Dalam bahasa daerah, kata "noa" sering digunakan sebagai pengganti kata-kata yang dianggap tidak pantas.
5.Penggunaan kata "noa" dalam konteks pendidikan perlu dipelajari oleh siswa untuk memahami makna dan konteksnya.

📚 Artikel terkait kata "noa"

Mengenal Kata 'noa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Noa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "noa" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Kata ini berfungsi sebagai pengganti kata tabu, yang berarti bahwa "noa" digunakan untuk menghindari penggunaan kata-kata yang dianggap tidak pantas atau berbahaya. Dalam konteks sejarah, kata "noa" digunakan oleh masyarakat Jawa untuk menggantikan kata-kata yang dianggap tabu, seperti kata-kata yang terkait dengan makhluk halus atau kekuatan gaib. Dengan menggunakan kata "noa", masyarakat dapat menghindari penggunaan kata-kata yang dianggap tidak pantas dan memilih kata-kata yang lebih halus dan sopan. Contoh Penggunaan Kata "Noa" dalam Kalimat yang Alami Kata "noa" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Berikut beberapa contoh: * "Orang tua saya mengatakan bahwa kami tidak boleh pergi ke hutan karena ada noa yang berada di sana." (Dalam kalimat ini, kata "noa" digunakan sebagai pengganti kata hantu.) * "Saya tidak suka mendengar cerita tentang noa, karena saya tidak percaya pada hal-hal yang gaib." (Dalam kalimat ini, kata "noa" digunakan sebagai pengganti kata makhluk halus.) * "Saya berharap tidak ada noa yang mengganggu kami saat berada di rumah." (Dalam kalimat ini, kata "noa" digunakan sebagai pengganti kata kekuatan gaib.) Relevansi Kata "Noa" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "noa" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa daerah, kata "noa" masih digunakan sebagai pengganti kata tabu, seperti kata-kata yang terkait dengan kekuatan gaib atau makhluk halus. Dengan menggunakan kata "noa", masyarakat dapat menghindari penggunaan kata-kata yang dianggap tidak pantas dan memilih kata-kata yang lebih halus dan sopan. Selain itu, kata "noa" juga dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menghadapi hal-hal yang tidak pasti dan tidak terduga dalam kehidupan.