Arti Kata "rapai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rapai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rapai

ra·pai v ark, me·ra·pai v menggapai; menggerapai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rapai"

📝 Contoh Penggunaan kata "rapai" dalam Kalimat

1.Siswa diharapkan bisa menggapai cita-cita mereka melalui pendidikan yang berkualitas.
2.Pelaut harus berhati-hati saat menggerapai tali tambatan di atas kapal.
3.Guru membantu murid menggapai pengetahuan melalui kegiatan belajar yang menarik.
4.Perusahaan harus menggarap potensi sumber daya alam untuk menggapai keuntungan yang lebih besar.
5.Anak kecil suka menggerapai mainan di dalam gudang karena suka bermain sendiri.

📚 Artikel terkait kata "rapai"

Mengenal Kata 'rapai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rapai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rapai" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti melakukan aksi menggapai atau menggerapai sesuatu. Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi mengambil atau merebut sesuatu, baik itu benda milik orang lain atau kekuasaan politik. Dalam sejarah, kata "rapai" sering digunakan untuk menggambarkan aksi perlawanan atau pemberontakan melawan pemerintah kolonial. Contoh Penggunaan Kata "rapai" dalam Kalimat yang Alami Kata "rapai" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Dia melakukan aksi rapai untuk mengambil alih kekuasaan" atau "Mereka melakukan rapai untuk merebut hak-hak mereka". Contoh lainnya adalah: "Dia melakukan rapai untuk mengambil uang dari dompet saya". Relevansi Kata "rapai" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "rapai" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, dalam konteks politik, kata "rapai" digunakan untuk menggambarkan aksi perlawanan atau pemberontakan melawan pemerintah. Dalam konteks sosial, kata "rapai" digunakan untuk menggambarkan aksi mengambil atau merebut hak-hak orang lain. Dalam konteks budaya, kata "rapai" digunakan untuk menggambarkan aksi mengambil atau merebut kebudayaan atau tradisi orang lain.