Arti Kata "nyinyir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nyinyir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nyinyir

nyi·nyir a mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet: nenekku kadang-kadang -- , bosan aku mendengarkannya;
ke·nyi·nyir·an n hal (keadaan, sifat) nyinyir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nyinyir"

📝 Contoh Penggunaan kata "nyinyir" dalam Kalimat

1.Ibu guru selalu nyinyir pada murid yang tidak siap untuk ujian.
2.Ayahku sangat nyinyir ketika saya tidak menyelesaikan pekerjaan rumah.
3.Dalam sastra, nyinyir sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seorang ibu yang penyayang, tetapi juga sangat cerewet.
4.Guru saya sangat menghormati ketika saya tidak nyinyir atau malas dalam belajar.
5.Ketika saya sedang belajar, ibu saya kadang-kadang nyinyir agar saya tidak terlalu lama bermain dengan teman.

📚 Artikel terkait kata "nyinyir"

Mengenal Kata 'nyinyir' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna Nyinyir dalam Bahasa Indonesia

Kata "nyinyir" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "nyi·nyir" berarti mengulang-ulang perintah atau permintaan, serta memiliki konotasi nyenyeh dan cerewet. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin berasal dari bahasa daerah atau bahasa lokal di Indonesia, yang kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nyinyir" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terus-menerus mengulang-ulang hal yang sama, membuat orang lain merasa bosan atau kelebihan. Misalnya, "Ibu tidak perlu lagi nyinyir tentang waktu saya pulang, saya sudah mengatakan bahwa saya akan pulang pukul 5 sore." Atau, "Ayah selalu nyinyir tentang kebersihan rumah, tidak perlu lagi." Kata "nyinyir" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga atau pekerjaan. Dalam keluarga, seseorang yang nyinyir tentang hal-hal kecil bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman. Di tempat kerja, seseorang yang nyinyir tentang tugas atau tanggung jawab bisa membuat rekan kerja merasa frustrasi. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kata "nyinyir" dengan bijak dan tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman. Dengan demikian, kita bisa menghindari konflik dan meningkatkan komunikasi yang efektif.