Arti Kata "oplah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oplah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oplah

op·lah n 1 jumlah barang cetakan yg diedarkan; 2 jumlah barang cetakan yg dicetak dr perangkat acuan pelat;
ber·op·lah v mempunyai oplah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oplah"

📝 Contoh Penggunaan kata "oplah" dalam Kalimat

1.Penerbit buku tersebut memiliki oplah yang cukup baik setiap tahunnya.
2.Perusahaan kami memproduksi 1000 buku dengan oplah yang sama setiap bulannya.
3.Pengarang novel tersebut sangat bangga dengan oplah bukunya yang telah mencapai 10.000 eksemplar.
4.Kita harus meningkatkan efisiensi produksi untuk mencapai target oplah yang lebih tinggi.
5.Pada era digital, oplah buku cetak sudah tidak sebanding dengan oplah buku digital.

📚 Artikel terkait kata "oplah"

Mengenal Kata 'oplah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "oplah" - Peninggalan Tradisional dalam Industri Cetak

Kata "oplah" seringkali tidak banyak diketahui oleh masyarakat modern. Namun, di masa lalu, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam industri cetak. Secara umum, oplah merujuk pada jumlah barang cetakan yang diedarkan atau dicetak dari perangkat acuan pelat. Konsep ini sudah ada sejak zaman dahulu, ketika proses cetak masih menggunakan metode manual dan perangkat yang sederhana. Dalam industri cetak, oplah sangat penting untuk mengetahui jumlah cetakan yang akan dibuat. Ini dapat membantu pengusaha dalam mengatur produksi dan memenuhi permintaan konsumen. Dengan demikian, pengusaha dapat mengetahui berapa banyak oplah yang harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar. Misalnya, sebuah perusahaan cetak buku membutuhkan 1.000 eksemplar buku untuk diedarkan ke toko-toko. Dalam hal ini, oplahnya adalah 1.000 eksemplar. Kata "oplah" juga dapat digunakan dalam kalimat lain, seperti "Pabrik cetak memproduksi 5.000 oplah buku harian dalam seminggu." Atau "Perusahaan cetak memiliki oplah yang besar untuk memenuhi permintaan konsumen." Dengan demikian, kata "oplah" menjadi sangat penting dalam industri cetak dan menunjukkan betapa kompleksnya proses cetak dalam masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "oplah" masih relevan dalam industri cetak modern. Meskipun proses cetak telah berkembang pesat dan menggunakan teknologi canggih, konsep oplah masih sangat penting untuk mengetahui jumlah cetakan yang akan dibuat. Dengan demikian, pengusaha dapat mengetahui berapa banyak oplah yang harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar.