Arti Kata "ornitosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ornitosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ornitosis

or·ni·to·sis n Bio penyakit virus pd burung dan unggas yg dapat menular kpd manusia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ornitosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "ornitosis" dalam Kalimat

1.Dalam konteks kesehatan, ornitosis dapat menyebabkan demam tinggi dan gejala-gejala lainnya pada manusia.
2.ornitosis adalah salah satu penyakit yang dapat menular dari burung ke manusia melalui kontak dengan feses atau cairan tubuh burung.
3.Pengalaman buruk saya dengan ornitosis membuat saya lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan hewan piaraan.
4.Pada tahun 2005, ornitosis meluas di beberapa negara Asia dan menyebabkan banyak kasus di Indonesia.
5.Dokter mengatakan bahwa ornitosis dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan burung yang sakit.

📚 Artikel terkait kata "ornitosis"

Mengenal Kata 'ornitosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ornitosis" - Penyakit Virus yang Menular

Ornitosis adalah kata yang mungkin masih asing di telinga banyak orang. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat penting, terutama dalam konteks kesehatan dan lingkungan. Dalam arti resmi, ornitosis adalah penyakit virus yang menyerang burung dan unggas, dan dapat menular ke manusia. Penyakit ini telah menjadi perhatian global, terutama karena kemampuan ornitosis untuk menular secara cepat dan menyebabkan wabah. Ornitosis telah menjadi perhatian selama beberapa dekade terakhir, terutama setelah terjadinya wabah penyakit ini di beberapa negara. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan sumber penyakit, seperti telur atau cairan tubuh burung yang terinfeksi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran ornitosis. Contoh penggunaan kata ornitosis dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Klinik penyakit menyarankan pasien untuk menghindari kontak dengan burung yang terserang penyakit ornitosis". "Pemerintah menanggapi wabah penyakit ornitosis dengan memberikan vaksinasi kepada masyarakat". "Peneliti telah menemukan bahwa penyakit ornitosis dapat menular melalui kontak langsung dengan telur burung yang terinfeksi". Dalam kehidupan sehari-hari, ornitosis memiliki relevansi yang sangat penting. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami cara mencegah penyebaran penyakit ini. Masyarakat dapat melakukan beberapa hal untuk mencegah penyebaran ornitosis, seperti menghindari kontak dengan burung yang terserang penyakit, membersihkan lingkungan dari sumber penyakit, dan melakukan vaksinasi. Dengan demikian, kita dapat melindungi diri sendiri dan masyarakat dari dampak buruk penyakit ornitosis.