Arti Kata "pakbon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pakbon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pakbon

pak·bon ? vakbon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pakbon"

📝 Contoh Penggunaan kata "pakbon" dalam Kalimat

1.pakbon yang baru dipilih sebagai kapten tim sepak bola sekolah ini memiliki visi besar untuk memenangkan kompetisi.
2.Guru bahasa mengajak siswa membaca novel klasik yang ditulis oleh seorang seniman yang juga seorang pakbon di masa lalunya.
3.Dalam rapat kerja, bos perusahaan mengatakan bahwa pakbon yang baru dipilih harus memiliki kemampuan manajemen yang baik.
4.pakbon yang terkenal itu pernah menjadi pelatih tim nasional sepak bola dan membawa tim ke perempat final Piala Dunia.
5.Di komunitas lingkungan, pakbon yang peduli dengan isu lingkungan hidup memberikan presentasi tentang pentingnya menghemat sumber daya alam.

📚 Artikel terkait kata "pakbon"

Mengenal Kata 'pakbon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pakbon" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pakbon" merupakan istilah yang telah berkembang dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks perdagangan dan kebisinisannya. Secara umum, pakbon merujuk pada sebuah dokumen yang berfungsi sebagai bukti transaksi atau perjanjian antara penjual dan pembeli. Dokumen ini biasanya berisi informasi tentang harga, kuantitas, dan jenis barang yang diperjualbelikan. Dalam sejarahnya, pakbon telah berkembang sebagai sarana untuk memudahkan transaksi antara kedua belah pihak. Dengan adanya pakbon, penjual dan pembeli dapat memastikan bahwa transaksi yang dilakukan telah sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, pakbon juga berfungsi sebagai bukti pengadaan barang atau jasa yang dapat digunakan sebagai referensi bagi kedua belah pihak. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "pakbon" dalam kalimat yang alami: * Penjual harus memberikan pakbon kepada pembeli sebagai bukti bahwa transaksi telah dilakukan. * Perusahaan harus menyediakan pakbon kepada pelanggan sebagai bukti bahwa pengadaan barang atau jasa telah dilakukan. * Pakbon merupakan dokumen penting yang harus dipertahankan oleh penjual dan pembeli. Dalam kehidupan sehari-hari, pakbon masih sangat relevan dan penting. Dengan adanya pakbon, kita dapat memastikan bahwa transaksi yang dilakukan telah sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, pakbon juga berfungsi sebagai bukti pengadaan barang atau jasa yang dapat digunakan sebagai referensi bagi kedua belah pihak. Oleh karena itu, pakbon tetap menjadi salah satu dokumen penting yang harus dipertahankan oleh penjual dan pembeli.